Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Game Kripto Runtuh! 2025 Jadi Tahun Kiamat Web3?
    Crypto

    Game Kripto Runtuh! 2025 Jadi Tahun Kiamat Web3?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini01-06-2025 - 13.30Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Game Kripto Runtuh! 2025 Jadi Tahun Kiamat Web3?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Sektor game berbasis blockchain yang dulu diprediksi sebagai masa depan hiburan digital, kini tengah menghadapi badai. Di pertengahan 2025, banyak proyek game kripto besar gulung tikar. Laporan dari decrypt.co mengungkap sejumlah proyek ambisius yang terpaksa berhenti beroperasi karena berbagai masalah, mulai dari kekurangan dana hingga minimnya pemain. KabarTifa.id merangkum beberapa game Web3 yang telah "menyerah" di tahun 2025 ini.

    Deadrop (Midnight Society, Polygon): Game extraction shooter ini, yang sempat menjual akses NFT, tiba-tiba tutup di Januari 2025, hanya dua hari setelah pengumuman penutupan. Komunitas pemain kini berupaya mendapatkan pengembalian dana.

    Game Kripto Runtuh! 2025 Jadi Tahun Kiamat Web3?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Ember Sword (Bright Star Studios, Ethereum): Meskipun berhasil mengumpulkan dana US$ 200 juta lewat penjualan NFT lahan, hype tersebut tak cukup untuk menyelamatkan game ini. Setelah beberapa kali migrasi blockchain, Ember Sword akhirnya offline karena kehabisan dana di Mei 2025.

    Nyan Heroes (9 Lives Interactive, Solana): Game shooter mech berbasis kucing ini, yang memiliki lebih dari 250.000 wishlist, juga harus mengakui kekalahannya di Mei 2025. Token NYAN anjlok hingga 99 persen dari harga tertinggi, dan CEO-nya menyatakan sedang mengeksplorasi akuisisi IP.

    Realms of Alurya (Ronin): Perpindahan blockchain ke Ronin (eks-Treasure) dan terhentinya hibah dana yang dijanjikan membuat proyek ini terhenti.

    Symbiogenesis (Square Enix, Ethereum, Arbitrum, Polygon): Berbeda dengan lainnya, game naratif berbasis NFT dari kreator Final Fantasy ini berakhir bukan karena kebangkrutan, melainkan karena cerita yang telah selesai di Juli 2025.

    The Mystery Society (Great Big Beautiful Tomorrow, Polygon/Immutable): Game dengan mekanik mirip Among Us ini gagal beroperasi karena kehabisan dana, meskipun sempat mengumpulkan US$ 3 juta. CEO-nya menyalahkan "keserakahan dan kebodohan" ekosistem kripto.

    The Walking Dead: Empires (Gala Games, Ethereum): MMORPG zombie ini berhenti beroperasi pada akhir Juli 2025, namun pemain mendapatkan kompensasi berupa NFT dari game Gala lainnya.

    Metalcore (Studio 369, Immutable/Solana): Game shooter mecha ini menghentikan komunikasi dan menutup server di Maret 2025 tanpa penjelasan yang jelas, meskipun masih terdaftar di Epic Store.

    Blast Royale (Ethereum/Base): Game battle royale ini gagal bertahan dan menutup layanan pada 30 Juni 2025. Source code-nya akan dibuka untuk komunitas. Token NOOB anjlok 99 persen.

    Mojo Melee (Planet Mojo, Polygon): Game auto-battler ini tutup pada 1 Juli 2025 karena studio beralih ke pengembangan AI dan film digital. Kerja sama dengan Amazon pun tak mampu menyelamatkannya.

    Faktor Kegagalan:

    Kegagalan game-game kripto ini disebabkan oleh beberapa faktor utama: minimnya pemain aktif, sistem insentif yang tidak seimbang, ketergantungan pada pendanaan yang tak kunjung cair, penjualan akses NFT sebelum game siap, dan minimnya komunikasi dengan komunitas.

    Masa Depan Game Web3?

    Meskipun banyak proyek yang gagal, game blockchain belum sepenuhnya mati. Proyek seperti Pixels dan Illuvium masih menunjukkan pertumbuhan, asalkan fokus pada gameplay yang menarik, bukan hanya pada tokenomics. Keberhasilan di masa depan bergantung pada pengembangan game yang berkualitas dan berkelanjutan, dengan atau tanpa kripto.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi. Investasi kripto berisiko tinggi. KabarTifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan pembaca.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBitcoin Tembus Jutaan Dolar? Prediksi Mengejutkan dari Raksasa!
    Next Article HP 4 Jutaan RAM 12GB? Realme Jawab Tantangan!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    17-02-2026 - 05.15
    Crypto

    17-02-2026 - 05.00
    Crypto

    Ethereum di Ambang Rebound Besar? Sinyal MVRV Mencengangkan!

    16-02-2026 - 19.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.