Editor: BobonSyah
KabarTifa- Jaringan blockchain Solana tengah menghadapi periode krusial dengan penurunan jumlah validator yang signifikan. Data terkini menunjukkan bahwa angka validator harian Solana kini melorot di bawah 800 node, sebuah level yang terakhir terlihat pada tahun 2021. Angka ini kontras jauh dengan puncaknya yang mencapai sekitar 2.500 validator pada awal tahun 2023.

Penurunan drastis ini berarti lebih dari 65% dari total validator telah menghentikan operasinya di jaringan ini dalam rentang waktu kurang dari tiga tahun. Validator sendiri merupakan tulang punggung desentralisasi dan keamanan jaringan, bertugas menjalankan perangkat lunak Solana untuk memverifikasi transaksi dan memproduksi blok melalui mekanisme konsensus proof-of-stake, dengan melakukan staking token SOL dan memberikan suara (vote) pada blok yang diusulkan.
Transaksi Voting Ikut Anjlok
Seiring dengan berkurangnya jumlah validator, aktivitas transaksi voting juga mengalami penurunan tajam. Jika sebelumnya transaksi voting harian berada di kisaran 300.000, kini angka tersebut merosot menjadi sekitar 170.000 transaksi per hari. Jumlah validator Solana pertama kali tercatat di bawah 800 pada bulan lalu dan masih bertahan di kisaran tersebut sejak awal tahun ini.
Tim Riset Tokocrypto menyatakan bahwa kontraksi jumlah validator ini menimbulkan kekhawatiran serius dari sisi desentralisasi jaringan. Penurunan drastis sebesar 65% dalam tiga tahun terakhir diduga kuat disebabkan oleh tingginya biaya operasional validator yang tidak sebanding dengan profitabilitas atau imbal hasil (rewards) yang didapat, terutama saat kondisi pasar kripto cenderung stagnan (sideways). Jika tren ini terus berlanjut, risiko terhadap keamanan jaringan, yang diukur melalui Nakamoto Coefficient, bisa terancam.
Perubahan Kebijakan dan Tantangan Ekonomi
Faktor ekonomi menjadi pemicu utama penurunan ini, termasuk perubahan dalam kebijakan Solana Foundation Delegation Program. Program yang sebelumnya memberikan dukungan biaya voting dan kebijakan pencocokan stake ini bersifat sementara dan secara bertahap telah dikurangi. Berkurangnya dukungan finansial ini membuat validator berskala kecil kesulitan untuk menutupi biaya operasional mereka, seperti biaya voting dan infrastruktur, tanpa adanya delegasi stake yang memadai.
Untuk tetap sinkron dengan jaringan, setiap validator wajib mengirimkan ribuan transaksi setiap harinya. Tanpa jumlah token SOL yang di-stake cukup besar untuk menghasilkan imbal hasil yang melampaui biaya-biaya tersebut, menjalankan sebuah node validator menjadi tidak lagi layak secara ekonomi.
Meskipun demikian, ada secercah harapan dari aktivitas jaringan Solana secara keseluruhan yang masih menunjukkan stabilitas. Transaksi non-voting, yang mencakup aktivitas pengguna seperti perdagangan di bursa terdesentralisasi (decentralized exchange), interaksi aplikasi terdesentralisasi, dan transfer token, relatif stabil di sekitar 100 juta transaksi per hari. Stabilitas aktivitas ini mencerminkan tingginya penggunaan jaringan yang sebagian besar didorong oleh popularitas era memecoin di ekosistem Solana.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.


