Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Kripto Geger! Altcoin Ramai, Tapi Trader Lirik Emas?
    Crypto

    Kripto Geger! Altcoin Ramai, Tapi Trader Lirik Emas?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini09-04-2026 - 19.30Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Kripto Geger! Altcoin Ramai, Tapi Trader Lirik Emas?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Editor: BobonSyah

    KabarTifa- Sebuah fenomena menarik tengah menyelimuti pasar aset digital. Di satu sisi, aktivitas altcoin di bursa Binance melonjak drastis, memantik perhatian banyak pihak. Namun, di balik hiruk-pikuk tersebut, muncul sinyal yang lebih dalam: para investor kripto kini tampak mulai mengalihkan pandangan mereka ke aset-aset tradisional yang lebih mapan seperti emas dan minyak. Pergeseran ini mengindikasikan adanya adaptasi strategi di tengah dinamika pasar global yang terus berubah.

    Kripto Geger! Altcoin Ramai, Tapi Trader Lirik Emas?
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    Lonjakan Altcoin Terisolasi di Binance

    Data terbaru yang dilaporkan oleh BeInCrypto menunjukkan bahwa arus masuk (inflow) altcoin di Binance meroket hingga sekitar 34.000 transaksi pada 2 April, menandai level tertinggi dalam hampir tiga bulan terakhir. Uniknya, peningkatan signifikan ini tidak tercermin pada bursa kripto besar lainnya seperti Coinbase, Bybit, maupun OKX.

    Kondisi ini mengindikasikan bahwa lonjakan aktivitas tersebut bukan didorong oleh permintaan pasar secara luas, melainkan kemungkinan besar berasal dari faktor spesifik di dalam ekosistem Binance. Biasanya, kenaikan aktivitas altcoin cenderung terjadi secara serentak di berbagai platform. Sifat yang terisolasi kali ini memicu spekulasi mengenai perubahan perilaku trader yang beroperasi khusus di Binance.

    Pembaca juga dapat menyimak: Tokenized Gold: Solusi Investasi Emas yang Fleksibel dan Modern, hanya di kabartifa.id.

    Trader Kripto Berpaling ke Emas dan Minyak

    Salah satu pemicu utama di balik pergeseran fokus ini diduga kuat berasal dari peluncuran produk derivatif baru oleh Binance. Bursa tersebut kini menawarkan kontrak futures untuk gas alam dan minyak WTI, melengkapi kontrak emas dan perak yang sudah lebih dulu diperkenalkan.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, fenomena ini mencerminkan strategi adaptif para trader kripto yang mulai merespons dinamika makroekonomi global. "Di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, aset seperti emas dan minyak menjadi lebih relevan. Trader kripto tidak keluar dari pasar, tetapi mengalihkan eksposur mereka ke instrumen yang lebih sensitif terhadap kondisi global," jelas tim tersebut.

    Perubahan ini juga menyoroti semakin tipisnya batas antara pasar kripto dan pasar keuangan tradisional (TradFi), terutama dengan hadirnya produk derivatif berbasis aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) yang menjembatani kedua dunia tersebut.

    Volume RWA Perpetual Melonjak Signifikan

    Data dari Binance Research juga menggarisbawahi tren ini, menunjukkan bahwa volume perdagangan RWA perpetual mengalami lonjakan signifikan dalam 90 hari terakhir. Rasio volume RWA perpetual terhadap futures TradFi meningkat drastis dari 0,2% menjadi 4,9%.

    Kontrak emas, misalnya, mengalami peningkatan dari 0,4% volume COMEX pada Januari menjadi 3,6% di April, bahkan dengan puncak harian mencapai 8,3%. Sementara itu, perak mencatat rata-rata 13,6% dari volume COMEX dan sempat menembus angka 20%.

    Selain itu, kontrak berbasis saham seperti Circle (CRCL), Strategy (MSTR), dan Tesla (TSLA) juga mulai menunjukkan peningkatan aktivitas. Kontrak energi seperti WTI dan Brent, meskipun baru mulai berkembang, telah menunjukkan potensi pertumbuhan yang cepat.

    Tim Research Tokocrypto menambahkan bahwa tren ini dapat menjadi sinyal awal integrasi yang lebih dalam antara aset kripto dan aset tradisional. "Kita sedang menyaksikan evolusi perilaku trader. Mereka tetap aktif, tetapi kini lebih fleksibel dalam memilih instrumen, termasuk memanfaatkan produk yang menghubungkan kripto dengan pasar global," pungkasnya.

    Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!

    Untuk informasi terkini seputar dunia kripto dan aset digital, ikuti terus kabartifa.id di Google News dan unduh aplikasi trading bitcoin & kripto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePos Sebelumnya
    Next Article Pos Berikutnya
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    09-04-2026 - 19.45
    Crypto

    09-04-2026 - 19.15
    Crypto

    XRP di Ambang Ledakan? Data Terbaru Bikin Heboh!

    09-04-2026 - 19.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.