KabarTifa- Altcoin veteran, Chainlink (LINK), kembali menjadi sorotan. Beberapa katalis positif dalam beberapa pekan terakhir telah menarik minat investor, memperkuat struktur pasar, dan memicu prediksi harga yang ambisius dari analis ternama. Mengutip ambcrypto.com, dua perkembangan krusial mendorong kepercayaan investor pada LINK: pertama, keterlibatan Chainlink dengan Departemen Perdagangan Amerika yang mengintegrasikan data makroekonomi ke dalam blockchain (on-chain), menegaskan posisi Chainlink sebagai infrastruktur data Web3 yang vital. Kedua, Chainlink Foundation menambah cadangan LINK mereka, menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap stabilitas jaringan dan memperkuat persepsi LINK bukan sekadar alat trading, melainkan aset strategis masa depan.
Analis kripto Ali Martinez, melalui unggahan di X, menunjukkan pola symmetrical triangle pada grafik jangka panjang LINK. Ia memprediksi, jika breakout ke atas terkonfirmasi, harga LINK bisa melesat tajam (parabolic rally). Target harga menengahnya, menurut analisis teknikal dan struktur historis, mencapai US$ 102.

Data on-chain dalam 24 jam terakhir menunjukkan penarikan 5,34 juta LINK dari bursa—indikasi akumulasi. Investor biasanya menarik token dari bursa untuk menyimpan, bukan menjual. Menggunakan pergerakan LINK dari US$ 8,08 ke US$ 30,94 di tahun 2024 sebagai acuan, analisis Fibonacci menunjukkan potensi kenaikan signifikan. Namun, dalam jangka pendek, level support US$ 23,4 harus dipertahankan agar tren naik berlanjut. Grafik harian juga menunjukkan struktur pasar bullish yang kuat. Point penting saat ini adalah [masukkan data swing point dari sumber asli]. Indikator seperti moving average dan OBV terus menunjukkan tekanan beli yang stabil, meskipun sempat terjadi koreksi di awal 2025.
Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel di kabartifa.id bukan nasihat investasi atau saran trading. Sebelum berinvestasi dalam mata uang kripto, lakukan riset menyeluruh karena kripto aset volatil dan berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda. Editor: BobonSyah

