KabarTifa- Setelah tertekan berbulan-bulan, Pi Network (PI) memperlihatkan secercah harapan. Dalam 24 jam terakhir, harga PI mengalami kenaikan tipis sebesar 0,5%, sejalan dengan sentimen positif pasar kripto yang secara keseluruhan menguat 0,8%.
Namun, perlu diingat bahwa secara bulanan, PI masih mencatatkan penurunan signifikan sebesar 42%. Ini mengindikasikan tekanan jual yang masih kuat dalam beberapa minggu terakhir. Kenaikan kecil ini diduga kuat didorong oleh kondisi pasar yang oversold secara teknikal, serta indikasi akumulasi dari investor ritel.

Secara fundamental, proyek ini masih bergulat dengan tantangan besar, termasuk unlock token berkelanjutan dan adopsi utilitas yang belum optimal.
Rebound Teknis atau Sinyal Pembalikan?
Data teknikal menunjukkan Relative Strength Index (RSI) Pi Network berada di level 29,69, mendekati area oversold. Histogram MACD juga menunjukkan sinyal positif sebesar +0.00098, yang pertama kalinya dalam beberapa minggu. Kondisi ini sering diinterpretasikan sebagai potensi pembalikan arah jangka pendek.
Meski demikian, momentum ini masih sangat rapuh. Harga PI masih berada di bawah rata-rata pergerakan utama, termasuk SMA 7-hari di $0,2095 dan EMA 200-hari di $0,568, yang mengindikasikan tren jangka panjang masih negatif.
Analis memperkirakan, jika PI berhasil menembus $0,21, potensi penguatan jangka pendek dapat berlanjut. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level ini dapat mendorong PI untuk kembali menguji level terendah tahunannya di $0,1585.
Akumulasi Ritel: Harapan atau Jebakan?
Data Money Flow Index (MFI) menunjukkan bullish divergence antara 7-14 Oktober. Meskipun harga PI terus mencetak lower low, MFI justru mengalami kenaikan, mengindikasikan aktivitas beli dari investor ritel di harga rendah.
Selain itu, tercatat 2,6 juta token PI berpindah ke dompet pribadi dalam 24 jam terakhir, menandakan perpindahan kepemilikan dari bursa ke self-custody. Hal ini berpotensi mengurangi tekanan jual jangka pendek di pasar spot.
Jika MFI mampu bertahan di atas level 50, peluang kenaikan bisa semakin kuat. Namun, pasar tetap waspada karena akan ada unlock sebesar 120 juta token PI pada November mendatang, yang berpotensi kembali menekan harga.
Ekosistem Belum Berdampak Signifikan
Pembaruan besar di App Studio pada pertengahan Oktober, termasuk integrasi AI tools dan fitur staking, belum memberikan dampak signifikan terhadap harga PI.
Analis menilai, hubungan antara kemajuan ekosistem dan nilai token PI masih belum solid karena isu mendasar belum terselesaikan.
Kesimpulan: Hati-Hati dengan Optimisme
Kenaikan 0,5% dalam 24 jam terakhir menunjukkan adanya minat beli terhadap Pi Network, namun pergerakan ini masih bersifat teknikal, bukan fundamental.
Tekanan dari suplai token yang terus meningkat dan minimnya utilitas nyata membuat tren jangka panjang PI tetap bearish.
Analis menyoroti area $0,20 sebagai support krusial menjelang unlock besar di November 2025. Jika level ini gagal dipertahankan, risiko penurunan ke bawah $0,16 kembali terbuka lebar.
Dengan kondisi pasar global yang masih fluktuatif dan belum adanya katalis kuat dari sisi ekosistem, investor disarankan untuk berhati-hati dan fokus pada manajemen risiko sebelum mengambil posisi di token PI. Informasi ini dilansir dari kabartifa.id.
