KabarTifa- Harga Pi Network (PI) menunjukkan sinyal pemulihan dengan kenaikan tipis 0,65% dalam 24 jam terakhir. Pergerakan ini terjadi di tengah performa pasar kripto global yang juga positif, naik 0,33%. Kenaikan ini memicu harapan akan pemulihan teknikal setelah periode koreksi yang cukup panjang sejak pertengahan tahun 2025.
Volume perdagangan harian PI saat ini mencapai $9,86 juta, dengan kapitalisasi pasar didominasi oleh token yang telah dimigrasikan ke Mainnet. Sentimen positif semakin menguat dengan adanya penarikan token PI secara besar-besaran dari bursa dan peningkatan jumlah pengguna yang berhasil melewati proses KYC (Know Your Customer) berbasis kecerdasan buatan (AI).
.20, Ini Analisisnya!” />Salah satu faktor utama yang mendorong sentimen positif adalah kemajuan signifikan dalam sistem KYC berbasis AI Pi Network. Pada bulan Oktober, lebih dari 3,36 juta pengguna baru berhasil diverifikasi. Selain itu, 10 juta token PI ditarik dari bursa, menandai penurunan saldo bursa pertama sejak Mei 2025. Penurunan pasokan di bursa ini mengindikasikan berkurangnya tekanan jual jangka pendek, karena semakin banyak pengguna memilih untuk menyimpan token mereka di dompet pribadi.
Data terbaru menunjukkan bahwa saldo PI di bursa telah menyusut menjadi 410 juta token, level terendah dalam enam bulan terakhir. Hal ini menandakan adanya akumulasi oleh para pemegang jangka panjang (long-term holders) yang meyakini fundamental Pi Network masih solid, meskipun menghadapi tantangan likuiditas. Outflow dari bursa sering kali menjadi sinyal akumulasi, dan dalam konteks Pi Network, ini bisa menandakan kepercayaan jangka panjang terhadap Mainnet dan utilitas ekosistemnya.
Dari sisi teknikal, Pi Network membentuk pola falling wedge, sebuah pola klasik yang sering mengindikasikan pembalikan arah (reversal). Indikator RSI (Relative Strength Index) juga mengalami kenaikan dari 30 menjadi 44,55 dalam tujuh hari terakhir, menandakan berkurangnya tekanan jual dan potensi momentum kenaikan baru. Selain itu, MACD histogram mencatatkan nilai positif pertama sejak September 2025, memperkuat sinyal rebound.
Meskipun demikian, harga PI masih tertahan di bawah resistensi 30-day SMA ($0.23) dan level Fibonacci 38,2% ($0.23). Analis teknikal menyoroti bahwa breakout di atas $0.21 dapat menjadi pemicu kuat untuk mendorong harga ke area $0.23-$0.25. Sebaliknya, jika support $0.20 gagal dipertahankan, potensi koreksi ke $0.185 kembali terbuka.
Tim pengembang Pi Core baru-baru ini meluncurkan fitur testnet DEX dan AMM liquidity pool, serta peningkatan infrastruktur KYC berbasis AI. Pembaruan ini bertujuan untuk memperkuat utilitas dan aktivitas pengguna di jaringan. Namun, masih terdapat beberapa tantangan struktural yang membatasi kenaikan harga, termasuk kurangnya likuiditas dan desentralisasi. Selain itu, ketiadaan listing di bursa utama seperti Binance dan Coinbase tetap menjadi hambatan utama bagi ekspansi likuiditas dan eksposur global.
Kenaikan 0,65% dalam 24 jam terakhir menunjukkan bahwa Pi Network mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah fase bearish yang panjang. Faktor fundamental seperti penurunan suplai di bursa dan kemajuan KYC berbasis AI menjadi penopang utama momentum ini. Namun, investor tetap perlu waspada terhadap risiko token unlock November sebesar 121 juta PI (sekitar $25 juta) yang berpotensi menambah tekanan jual jika tidak dikelola dengan baik.
Selama harga mampu bertahan di atas support $0.20, prospek jangka pendek Pi tetap positif. Dalam jangka menengah, pembenahan struktur likuiditas dan desentralisasi jaringan akan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan investor. Dengan kemajuan teknologi dan potensi ekosistem yang terus berkembang, Pi Network masih menyimpan peluang bagi investor jangka panjang, meskipun volatilitas dan risiko struktural tetap tinggi. Informasi ini dilansir dari kabartifa.id.

