KabarTifa- Harga Pi Network (PI) mengalami penurunan sebesar 1,45% dalam 24 jam terakhir, berada di level $0.239. Penurunan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto global yang juga sedang lesu, dengan penurunan sebesar 1,8%. Editor: BobonSyah
Pelemahan harga PI dipengaruhi oleh kombinasi faktor, mulai dari sentimen pasar kripto yang bearish, struktur token yang berisiko unlock, hingga sinyal teknikal yang belum mendukung pemulihan.

Sentimen bearish pasar kripto menjadi faktor utama yang menyeret harga Pi Network. Bitcoin yang sempat anjlok memicu aksi jual pada altcoin, termasuk PI. Indeks Fear & Greed yang masuk kategori Extreme Fear menunjukkan pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko tinggi. Dominasi Bitcoin juga membuat arus modal kembali ke aset berkapitalisasi besar.
Pi Network juga menghadapi risiko token unlock dalam jumlah besar. Dalam 30 hari ke depan, ada jutaan PI yang akan dilepas ke pasar, dimulai dari distribusi pada tanggal 22 November. Pasokan tambahan ini meningkatkan risiko oversupply. Data on-chain menunjukkan adanya pergerakan signifikan dari pemegang besar (whale) ke bursa Bitget, menandakan potensi distribusi atau penjualan dalam waktu dekat.
Dari sudut pandang teknikal, Pi Network sempat membentuk pola bullish, namun gagal terkonfirmasi karena harga tidak mampu menembus zona resistensi kuat. Volume perdagangan harian juga turun, mencerminkan lemahnya daya beli. Jika tekanan ini berlanjut, level support utama menjadi zona krusial yang harus dijaga untuk mencegah koreksi lebih dalam.
Dalam jangka pendek, risiko penurunan masih dominan. Sentimen pasar global yang belum stabil serta arus token unlock menjadi kombinasi yang dapat menahan laju harga Pi. Namun, dari sisi fundamental, Pi tetap memiliki katalis jangka panjang, yaitu kepatuhan terhadap MiCA, potensi listing di bursa Eropa, dan ekosistem aplikasi yang terus tumbuh. Informasi ini dikutip dari kabartifa.id.
Penurunan harga Pi Network mencerminkan kombinasi tekanan pasar makro, kecemasan investor terhadap token unlock, dan lemahnya sinyal teknikal. Selama Bitcoin belum stabil dan volume pembelian Pi tidak meningkat, risiko penurunan lanjutan masih terbuka.

