KabarTifa- Harga Pi Network (PI) menunjukkan sinyal positif dengan kenaikan sebesar 1,30% dalam 24 jam terakhir. Momentum ini terjadi seiring dengan penguatan pasar kripto secara umum yang mencatatkan kenaikan rata-rata 1,69%. Kenaikan ini memicu harapan baru bagi para investor, meskipun tren jangka panjang masih menunjukkan adanya tekanan.
Kenaikan harga PI ini diduga kuat dipicu oleh tiga faktor utama. Pertama, adanya rencana integrasi dengan standar pembayaran global ISO 20022. Kedua, peluncuran fitur P2P lending yang inovatif. Ketiga, indikator teknikal yang menunjukkan potensi rebound setelah lama berada di zona oversold.

Integrasi dengan ISO 20022 menjadi langkah strategis bagi Pi Network untuk masuk ke dalam ekosistem finansial global. Standar ini digunakan oleh SWIFT, jaringan pembayaran internasional terbesar di dunia. Integrasi yang dijadwalkan selesai pada November 2025 ini, berpotensi menempatkan Pi Network sejajar dengan proyek kripto besar lainnya seperti XRP (Ripple) dan XLM (Stellar Lumens).
Kesesuaian dengan ISO 20022 membuka peluang kolaborasi dengan lembaga keuangan dan mitra pembayaran lintas negara. Namun, analis mengingatkan bahwa Pi Network masih perlu membangun infrastruktur perbankan yang lebih mapan. Keberhasilan integrasi ini akan sangat bergantung pada kemampuan tim inti dalam mengeksekusi roadmap teknis dan menjalin kemitraan strategis.
Selain itu, peluncuran layanan P2P lending oleh PiBridge juga menarik perhatian komunitas. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menggadaikan token PI untuk meminjam stablecoin atau memperoleh hasil (yield) dari staking. Dalam 24 jam setelah peluncuran, lebih dari 1 juta token PI ditarik dari bursa, mengurangi tekanan jual di pasar.
Secara teknikal, Pi (PI) mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 32,48, menunjukkan kondisi oversold. Indikator Chaikin Money Flow (CMF) menandakan adanya divergensi bullish, di mana harga terus menurun, tetapi momentum beli perlahan meningkat. Dukungan kuat di level $0,20 terbukti bertahan, memicu potensi pantulan harga.
Meskipun ada optimisme baru, risiko masih mengintai. Pi Network masih menghadapi tantangan seperti likuiditas rendah, risiko pelepasan token (unlock), serta utilitas yang belum terbukti secara nyata. Pertanyaan besar bagi investor adalah apakah Pi Network mampu mempertahankan dukungan di level $0,20 di tengah defisit volume perdagangan bulanan yang signifikan. Jawabannya akan bergantung pada kemajuan integrasi ISO 20022 dan adopsi ekosistem P2P lending dalam beberapa minggu mendatang. Informasi ini bersumber dari kabartifa.id.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Artikel ini hanya bersifat informatif, bukan ajakan untuk membeli atau menjual.
