Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Revolusi Kripto Agustus: 3 Altcoin di Ambang Rekor Tertinggi Akhir Pekan Ini!
    Crypto

    Revolusi Kripto Agustus: 3 Altcoin di Ambang Rekor Tertinggi Akhir Pekan Ini!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini02-08-2026 - 09.12Tidak ada komentar5 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Revolusi Kripto Agustus: 3 Altcoin di Ambang Rekor Tertinggi Akhir Pekan Ini!
    Revolusi Kripto Agustus: 3 Altcoin di Ambang Rekor Tertinggi Akhir Pekan Ini!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa.ID – 02 Agustus 2026 | Memasuki akhir pekan pertama Agustus 2026, pasar aset kripto kembali diramaikan dengan potensi pergerakan signifikan. Para pelaku pasar kini menaruh perhatian pada 3 altcoin berpeluang cetak ATH baru akhir pekan ini, yaitu UNUS SED LEO (LEO), WhiteBIT Coin (WBT), dan Rain (RAIN). Ketiga aset digital ini dilaporkan berada dalam jarak yang relatif dekat dari rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH) mereka, membuka peluang untuk mencetak sejarah baru dalam beberapa hari ke depan.

    Tim Research Tokocrypto mengamati bahwa LEO saat ini hanya berjarak sekitar 6,5% dari rekor tertingginya. Sementara itu, WBT terpantau berada sekitar 13,6% di bawah ATH, dan RAIN tertinggal sekitar 19,7% dari level tertinggi sepanjang masa. Meskipun sama-sama berpotensi mencetak rekor baru, ketiga token ini menunjukkan struktur teknikal yang berbeda, yang akan memengaruhi jalur menuju ATH mereka.

    LEO: Jalur Terbersih Menuju Rekor Baru

    UNUS SED LEO (LEO) menempati posisi terdepan dalam daftar 3 altcoin berpeluang cetak ATH baru akhir pekan ini. Menurut laporan BeInCrypto, LEO menjadi altcoin dengan jarak paling dekat dari rekor tertingginya. Token ini saat ini diperdagangkan di kisaran US$9,71, dengan sedikit penurunan 0,6% dalam 24 jam terakhir. Rekor ATH LEO sebelumnya tercatat di US$10,39 pada 8 Mei 2026.

    Sejak mencapai puncaknya, harga LEO bergerak dalam sebuah descending parallel channel. Namun, indikasi terbaru menunjukkan LEO mulai menekan batas atas channel tersebut, sebuah posisi terkuatnya sejak koreksi dimulai. Analis memprediksi, jika LEO berhasil melakukan breakout secara meyakinkan dari channel ini, target selanjutnya yang potensial adalah sekitar US$10,73. Level ini berarti kenaikan sekitar 10,5% dari harga saat ini, yang sangat mungkin membawa token ini mencetak rekor baru.

    Dari sisi risiko penurunan, support pertama untuk LEO berada di sekitar US$9,50, selaras dengan Fibonacci retracement 0,236. Support berikutnya terpantau di sekitar US$8,90. Indikator RSI (Relative Strength Index) masih berada di area netral meskipun menunjukkan tren menurun. Volume perdagangan yang menurun juga dapat diartikan sebagai fase akumulasi, bukan distribusi agresif. Namun, kegagalan breakout dapat membuka risiko koreksi lebih lanjut, dengan area golden pocket Fibonacci 0,618 di sekitar US$7,95 sebagai target penurunan penting.

    WBT: Tantangan Merebut Resistance Kunci

    WhiteBIT Coin (WBT) menampilkan struktur teknikal yang sedikit lebih kompleks dibandingkan LEO. Token ini saat ini diperdagangkan di sekitar US$55,66, mengalami penurunan 0,8% dalam 24 jam terakhir. WBT sebelumnya keluar dari ascending parallel channel pada akhir Mei dan mengonfirmasi struktur tersebut sebagai area resistance pada 6 Juli.

    Upaya pemulihan WBT sejauh ini masih tertahan di dekat zona resistance horizontal US$58. Oleh karena itu, level US$58 menjadi kunci utama bagi WBT untuk membuka jalan menuju ATH. Jika WBT berhasil merebut kembali area tersebut, peluang untuk menguji ATH di US$64,43 akan terbuka lebar. ATH WBT sendiri dicapai pada Desember 2025. Dari harga saat ini, pergerakan menuju level tersebut memerlukan kenaikan sekitar 15,8%.

    Saat ini, WBT bergerak di dekat Fibonacci retracement 0,618 di kisaran US$56. Kegagalan mempertahankan level ini dapat mengalihkan perhatian pasar ke support US$53,31 dan US$50,69. Volume perdagangan WBT juga menunjukkan tren penurunan, serupa dengan LEO, yang bisa mengindikasikan fase akumulasi. Situasi ini menjadi menarik mengingat WBT sebelumnya berhasil menyerap tekanan suplai besar dari unlock senilai sekitar US$1,19 miliar. Namun, selama WBT belum mampu menembus resistance US$58, potensi pencapaian ATH baru masih belum terkonfirmasi.

    RAIN: Ujian Krusial di Support Penting

    Rain (RAIN) menjadi token dengan profil risiko tertinggi di antara ketiga aset yang dibahas. Harga RAIN saat ini diperdagangkan di sekitar US$0,01304, turun 4,2% dalam 24 jam terakhir, dan masih berjarak sekitar 19,7% dari ATH US$0,0162 yang dicapai pada 22 Juni 2026. Sejak mencetak rekor tertinggi, RAIN bergerak dalam tren turun dan masih tertahan di bawah resistance di kisaran US$0,015.

    Kini, harga RAIN sedang menguji support Fibonacci retracement 0,382 di sekitar US$0,0126. Level ini merupakan support penting terakhir bagi RAIN. Jika level ini ditembus, tekanan jual diperkirakan akan meningkat, berpotensi membawa harga turun ke area US$0,008, tempat dimulainya breakout pada akhir Mei. Penurunan ke area tersebut akan setara dengan koreksi sekitar 38% dari harga saat ini.

    Indikator RSI RAIN berada di kisaran 35 dan mulai mendekati area bearish, sebuah sinyal peringatan yang kurang terlihat pada LEO maupun WBT. Meskipun demikian, volume yang terus menyusut setelah reli lebih dari 200% sebelumnya dapat mengindikasikan fase akumulasi. Posisi RAIN yang naik ke tiga besar prediction market juga dapat menjadi katalis positif jika support saat ini mampu bertahan. Untuk kembali mengejar ATH, RAIN perlu mempertahankan area US$0,013 dan kemudian menembus resistance US$0,015. Jika berhasil, peluang menuju US$0,0162 akan terbuka.

    Secara keseluruhan, untuk akhir pekan ini, LEO menunjukkan struktur teknikal paling kuat di antara 3 altcoin berpeluang cetak ATH baru akhir pekan ini. WBT masih harus berjuang merebut resistance US$58, sementara RAIN perlu fokus mempertahankan support US$0,013 sebelum peluang rebound yang lebih kuat terbentuk. Perlu diingat, likuiditas yang cenderung lebih tipis di akhir pekan dapat memperbesar volatilitas. Oleh karena itu, breakout maupun breakdown pada salah satu token ini dapat terjadi lebih cepat jika volume perdagangan tiba-tiba meningkat.

    Altcoin Analisis Pasar ATH Kripto
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleLedakan Harga Zilliqa (ZIL) 18% dalam Sehari, Volume Transaksi Meroket Ribuan Persen: Apa Pemicunya?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Ledakan Harga Zilliqa (ZIL) 18% dalam Sehari, Volume Transaksi Meroket Ribuan Persen: Apa Pemicunya?

    02-08-2026 - 07.48
    Crypto

    Gerak Cepat ‘Whale’ Kripto: INJ Diborong, ONDO Dilepas Jelang Agustus, Siap-siap Volatilitas!

    31-07-2026 - 21.44
    Crypto

    Giggle Fund Menggila 63% Berkat ‘Restu’ CZ, Spekulasi Meme Coin Merajalela!

    31-07-2026 - 18.44
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.