Editor: BobonSyah
KabarTifa- Mata uang kripto Solana (SOL) kembali menarik perhatian pasar setelah menunjukkan pemulihan signifikan dari tekanan jual yang mendera beberapa hari terakhir. Pada sesi perdagangan Jumat (Boxing Day) di Eropa, aset digital ini diperdagangkan di kisaran US$123,5, bangkit dari level terendah US$120 yang sempat dicapai saat perayaan Natal. Pemulihan ini menjadi secercah harapan bagi investor setelah SOL mengalami penurunan selama enam hari berturut-turut, ditandai dengan empat penutupan harian yang bearish.

Menariknya, meskipun harga sempat tertekan, volume perdagangan harian yang menyertainya justru menunjukkan tren penurunan, mengindikasikan bahwa kekuatan jual mulai melemah dan momentum bearish kehilangan cengkeramannya. Sinyal pembalikan arah mulai terlihat jelas sejak sesi perdagangan Asia, di mana Solana melonjak sekitar 4% dari penutupan sebelumnya, berhasil menembus kembali di atas ambang US$124. Meskipun sempat terkoreksi singkat ke US$121,7, harga dengan cepat memantul dan stabil di sekitar US$123,5, mencerminkan minat beli yang kembali kuat.
Data Derivatif Menguatkan Sentimen Positif
Dari kacamata data derivatif, optimisme pasar terhadap SOL semakin menguat. Data Open Interest (OI) Solana terpantau melonjak sekitar 8%, dari US$2,7 miliar menjadi US$2,93 miliar. Kenaikan ini bukan sekadar penutupan posisi jual, melainkan indikasi kuat adanya aliran modal baru yang masuk ke pasar. Bersamaan dengan itu, funding rate juga mengalami peningkatan dari 0,0 menjadi 0,07, sebuah sinyal bahwa para trader yang memegang posisi long (beli) bersedia membayar premi untuk mempertahankan posisi mereka, menegaskan sentimen bullish yang meningkat.
Namun, perlu dicatat bahwa rasio long-to-short dalam jangka waktu sangat pendek masih menunjukkan fluktuasi, mengisyaratkan bahwa keyakinan bullish belum sepenuhnya merata di kalangan trader intraday. Kendati demikian, laporan dari Traders Union mengungkapkan pola akumulasi yang konsisten sejak akhir pekan lalu. Saat harga Solana cenderung melemah sepanjang pekan, rasio long-to-short justru meningkat signifikan dari 3,3 menjadi 5,0. Fenomena ini menunjukkan bahwa banyak pelaku pasar memanfaatkan momen penurunan harga untuk melakukan pembelian, sebuah tekanan beli yang kini mulai terefleksi dalam pemulihan harga dan berpotensi memicu pergerakan naik lebih lanjut.
Analisis Teknikal: Menuju Level Krusial
Dari perspektif analisis teknikal, Solana menghadapi beberapa level resistensi krusial. Resistensi terdekat berada di area Exponential Moving Average (EMA) 50 pada kerangka waktu 4 jam, yakni sekitar US$124,7. Sementara itu, EMA 100 bertengger di dekat US$127, membentuk zona suplai vital di rentang US$127–US$129. Penembusan dan penutupan harga secara meyakinkan di atas area ini akan menjadi sinyal kuat perubahan struktur pasar jangka pendek ke arah bullish yang lebih solid.
Indikator Relative Strength Index (RSI) pada kerangka waktu 4 jam turut memperkuat skenario kenaikan ini. RSI telah berhasil bangkit dari area mendekati oversold di level 36 dan kini kembali memasuki wilayah yang lebih konstruktif, mengindikasikan momentum kenaikan yang mulai terbentuk dan berpotensi berlanjut. Kombinasi antara lonjakan open interest, funding rate yang positif, dan penguatan RSI membuka lebar peluang bagi Solana untuk menguji level harga yang lebih tinggi dalam waktu dekat.
Terutama, jika volume perdagangan ikut meningkat saat harga berhasil menembus resistensi krusial di US$127, potensi rally akan semakin besar. Sebelumnya, tekanan jual di sekitar US$121 sempat dipicu oleh likuidasi posisi long dengan leverage tinggi, namun kondisi pasar saat ini menunjukkan sinyal yang jauh lebih kondusif untuk pemulihan dan kenaikan harga yang berkelanjutan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi yang disajikan sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi dan bukan ajakan untuk menjual atau membeli. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berita kripto terkini dan panduan trading, kunjungi kabartifa.id.

