KabarTifa- Harga Solana (SOL) menunjukkan kenaikan sekitar 4,2% hari ini, namun di balik reli singkat ini, tersembunyi sinyal bahaya yang mengkhawatirkan. Data on-chain mengungkap bahwa investor jangka panjang, yang biasanya menjadi pilar utama dalam tren kenaikan, justru mulai melepas aset mereka. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius: apakah pemulihan Solana saat ini benar-benar solid, atau hanya bersifat sementara?
KabarTifa- Aksi jual oleh investor jangka panjang menjadi sinyal peringatan yang jelas. Kelompok investor yang memegang aset selama 1-2 tahun umumnya menunjukkan stabilitas, bahkan saat pasar terkoreksi. Namun, sepanjang bulan ini, mereka justru mengurangi kepemilikan SOL secara signifikan. Penurunan ini mengindikasikan keraguan mereka terhadap keberlanjutan pemulihan Solana. Jika mereka yakin rebound ini adalah awal dari tren pembalikan, seharusnya kepemilikan mereka tetap stabil atau bahkan meningkat.

KabarTifa- Perilaku investor jangka panjang ini sejalan dengan pelemahan harga Solana dalam sebulan terakhir, yang telah turun hampir 22%. Ketidakpercayaan dari para pemegang jangka panjang semakin memperkuat sentimen bearish yang kini mencengkeram pasar SOL.
KabarTifa- Selain sentimen investor yang melemah, indikator teknikal juga mengisyaratkan potensi tekanan yang lebih besar pada harga Solana. Ancaman bearish cross pada EMA (Exponential Moving Average) semakin nyata, di mana EMA 100 hari semakin mendekati untuk menembus di bawah EMA 200 hari. Pola ini sering kali menandakan tren penurunan yang berkelanjutan. Sebelumnya, ketika EMA 50 hari menembus di bawah EMA 100 hari, harga SOL mengalami penurunan signifikan.
KabarTifa- Selain itu, terdapat tembok suplai yang besar di area harga $140-$142. Heatmap cost-basis mengidentifikasi dua klaster suplai besar yang berpotensi menjadi resistensi kuat. Klaster ini cenderung menjadi area jual karena banyak wallet yang membeli di level tersebut. Ketika tren melemah, pemilik yang berada pada harga dasar ini seringkali melepas aset mereka saat harga kembali ke level beli mereka, sehingga menciptakan tekanan jual yang signifikan.
KabarTifa- Untuk membuktikan bahwa rebound saat ini memiliki kekuatan, Solana harus mencatatkan penutupan harian di atas $143. Jika gagal, tekanan dari klaster suplai tersebut akan tetap dominan dan membuat kenaikan saat ini terlihat rapuh. Jika Solana berhasil menutup harian di atas $143, target berikutnya berada di $153 dan $167. Jika Solana mampu melewati $167, peluang menuju $189 dan $205 akan terbuka lebar. Namun, jika Solana gagal dan kembali ditutup di bawah $143, rebound yang terjadi kemungkinan besar hanya bersifat sementara. Jika harga kembali melemah dan menembus di bawah $128, tren penurunan berpotensi berlanjut lebih dalam.
KabarTifa- Secara keseluruhan, meskipun Solana mencoba untuk pulih, investor jangka panjang justru mengurangi kepemilikan mereka. Ditambah dengan tekanan teknikal seperti ancaman bearish cross dan klaster suplai besar di atas harga saat ini, narasi pembalikan tren masih lemah. Selama Solana belum berhasil mencetak penutupan harian di atas $143, klaim mengenai kebangkitan harga masih sulit dipercaya. Para investor besar telah menunjukkan sikap mereka: tetap berhati-hati, dan untuk sementara waktu, keraguan mereka memang terlihat masuk akal.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Artikel ini hanya bersifat informatif, bukan ajakan untuk menjual atau membeli. Selalu lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi.

