KabarTifa- Solana (SOL) terjun bebas 10% setelah gagal menembus level resisten US$ 185 pada 23 Mei. Harga kini merosot ke US$ 164, titik terendah dalam sepekan terakhir, memicu pertanyaan di kalangan trader: koreksi sementara atau sinyal penurunan lebih dalam menuju support US$ 142? Analisis mendalam dari kabartifa.id mengungkap beberapa faktor di balik penurunan ini.
Meskipun harga anjlok, jaringan Solana masih kokoh sebagai jaringan DeFi terbesar kedua berdasarkan total value locked (TVL) dengan US$ 11 miliar, menunjukkan pertumbuhan 14% dalam sebulan terakhir. Namun, dominasi Ethereum tetap tak tergoyahkan berkat ekosistem layer-2 yang kuat, biaya rendah, dan skalabilitas tinggi.

Ironisnya, Solana justru mencatatkan volume dan biaya transaksi yang melampaui Ethereum dalam 30 hari terakhir. DEX Solana mencatat volume US$ 94,8 miliar, mengungguli Ethereum yang hanya mencapai US$ 64,8 miliar. Lebih mengejutkan lagi, fee Solana (US$ 48,7 juta) bahkan melampaui Ethereum (US$ 36,9 juta), meskipun basis simpanan ETH jauh lebih besar. Namun, perlu dicatat bahwa layer-2 Ethereum seperti Arbitrum dan Optimism juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan volume gabungan mencapai US$ 59,2 miliar.
Beberapa faktor menekan harga SOL. Rencana unlocking 3,55 juta token (senilai US$ 600 juta) antara Juni-Agustus, sebagian besar berasal dari aset FTX/Alameda yang diperoleh dengan harga sekitar US$ 64, berpotensi memicu tekanan jual dari pemegang awal. Selain itu, yield 8% yang ditawarkan validator Solana tampak kurang menarik dibandingkan DApps berbasis stablecoin, mengingat inflasi token mencapai 5,2% per tahun.
Masalah maximum extractable value (MEV) juga menjadi sorotan. Validator dapat memanipulasi transaksi untuk keuntungan pribadi, merugikan trader biasa melalui sandwich attacks dan front-running. Dan Robinson dari Paradigm menyebut MEV sebagai "masalah terbesar Solana saat ini". Lesunya pasar koin meme di Solana juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan, karena dapat melemahkan aktivitas DEX dan memperburuk tekanan pada harga SOL.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
