Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Solana Anjlok! Bisakah Bangkit Lagi?
    Crypto

    Solana Anjlok! Bisakah Bangkit Lagi?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini19-02-2025 - 13.15Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Solana Anjlok! Bisakah Bangkit Lagi?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Harga Solana (SOL) ambles lebih dari 10% dalam 24 jam terakhir, menembus level support krusial US$ 165. Ancaman penurunan lebih lanjut ke kisaran US$ 150 hingga US$ 130 menghantui, di tengah ketidakpastian pasar yang kian mencekam. Laporan dari kabartifa.id mengungkap beberapa faktor penyebabnya.

    Salah satu pemicunya adalah maraknya kasus rug pull yang menguras likuiditas pasar. Situasi diperparah oleh aksi jual besar-besaran oleh para whale, memicu kepanikan di kalangan investor. Meskipun pasar kripto secara umum tengah mengalami koreksi, potensi ini dinilai sebagai peluang bagi investor besar untuk mengakuisisi aset dengan harga lebih murah.

    Solana Anjlok! Bisakah Bangkit Lagi?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Namun, sentimen pasar masih negatif. Jika tekanan jual berlanjut, Solana berpotensi anjlok hingga US$ 130 atau bahkan lebih rendah. Ironisnya, meski harga jatuh, aktivitas perdagangan di ekosistem Decentralized Exchange (DEX) Solana tetap tinggi, bahkan melampaui Ethereum dan Binance Smart Chain dengan volume harian lebih dari US$ 3 miliar. Namun, dominasi koin meme dalam volume perdagangan ini menjadi perhatian. Jika investor ramai menjual aset mereka, harga SOL bisa kembali tertekan.

    Analis kripto ternama, Ali Martinez, mencatat penurunan tajam jumlah alamat aktif Solana. Sejak November 2024, angka tersebut merosot dari 18,5 juta menjadi 8,4 juta, mengindikasikan lebih dari 10 juta alamat telah menjual kepemilikan SOL mereka. Hal ini memicu pertanyaan besar: apakah kepercayaan investor terhadap Solana mulai luntur?

    Dari sisi analisis teknikal, Solana berada dalam tren bearish. Harga SOL telah menembus 50 hari dan 200 hari EMA, mengindikasikan potensi penurunan lebih lanjut. Kegagalan mempertahankan level support US$ 155 bisa memicu penurunan hingga US$ 130 atau bahkan US$ 120 dalam beberapa minggu mendatang. Aksi jual whale menjadi salah satu faktor utama penyebabnya.

    Meskipun prospek terlihat suram, beberapa analis tetap optimistis. Mereka meyakini penurunan ini bersifat sementara, dan Solana berpotensi bangkit kembali signifikan setelah pasar pulih.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSolana VS BeerBear: Siapa Raja Kripto di 2025?
    Next Article Drama Libra Belum Usai, Proyek Kripto Baru Siap Menggebrak!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    11-03-2026 - 13.00
    Crypto

    11-03-2026 - 05.30
    Crypto

    11-03-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.