KabarTifa- Setelah suksesnya seri G2 awal tahun lalu, Vivo kembali menghadirkan kejutan dengan peluncuran Vivo G3 5G di Tiongkok, Sabtu, 16 Agustus 2025. Bukan sekadar peningkatan biasa, Vivo G3 5G menawarkan lompatan signifikan di sektor baterai, layar, dan performa, tetapi tetap mempertahankan beberapa elemen desain khas seri G. Sebagai pengamat teknologi, saya akan mengupas tuntas perangkat ini.
Desainnya masih mempertahankan notch, tapi kali ini dengan bentuk "U" yang lebih modern dibanding bentuk "V" pada pendahulunya. Meskipun tren saat ini bergeser ke punch hole atau kamera under-display, Vivo tampaknya tetap yakin dengan pendekatan klasiknya. Hasilnya, layar 6,74 inci LCD dengan resolusi 1600 x 720 piksel terasa lebih lega dibanding G2 (6,56 inci), dan refresh rate 90Hz memberikan pengalaman visual yang lebih mulus. Rasio aspek 20:9 ideal untuk menonton video dan bermain game, meskipun resolusi belum mencapai Full HD.

Di sektor dapur pacu, Vivo G3 5G menggunakan MediaTek Dimensity 6300, upgrade signifikan dari Dimensity 6020 pada G2. Performa multitasking dan gaming ringan terasa lebih responsif. Dua varian memori ditawarkan: 6/128 GB dan 8/256 GB, cukup lega untuk kebutuhan kebanyakan pengguna.
Namun, fitur paling menonjol adalah baterai jumbo 6.000 mAh, peningkatan signifikan dari 5.000 mAh pada G2. Fast charging 44 watt juga menjadi nilai tambah, jauh lebih cepat dibanding 15 watt pada pendahulunya. Ini menjanjikan daya tahan seharian penuh bahkan dengan penggunaan intensif.
Kamera utama 13MP cukup memadai untuk dokumentasi sehari-hari, sementara kamera depan 5MP cukup untuk selfie dan panggilan video. Vivo G3 5G berjalan dengan Android 15 dan OriginOS 5, menawarkan antarmuka yang intuitif dan fitur-fitur tambahan. Konektivitasnya lengkap, termasuk dual SIM 5G, WiFi 5, Bluetooth 5.4, IR blaster, USB-C, dan—yang jarang ditemui—jack audio 3.5mm. Sertifikasi IP64 memberikan perlindungan ekstra terhadap debu dan cipratan air.
Dengan dimensi 167,3 x 76,95 x 8,19 mm dan bobot 204 gram, ponsel ini tetap nyaman digenggam. Saat ini hanya tersedia dalam warna hitam. Harga di Tiongkok belum diungkapkan, dan ketersediaan global, termasuk Indonesia, masih belum diumumkan. Namun, mengingat strategi Vivo sebelumnya, kemungkinan besar G3 5G akan segera hadir di pasar internasional. Apakah harga dan spesifikasinya akan mampu bersaing di pasar global? Kita tunggu saja.
