KabarTifa- Jaringan XRP Ledger mengalami lonjakan aktivitas yang signifikan. Data terbaru menunjukkan adanya penambahan 21.595 dompet baru hanya dalam kurun waktu 48 jam terakhir. Fenomena ini menjadi yang tertinggi dalam delapan bulan terakhir, memicu spekulasi tentang potensi bullish XRP di masa depan.
Lonjakan dompet baru ini terjadi setelah harga XRP sempat menyentuh angka $2,06, sebelum akhirnya bangkit kembali ke level $2,33. Kenaikan sekitar 13 persen ini tentu menjadi angin segar bagi para investor, terutama setelah aksi jual besar-besaran yang terjadi bulan lalu. Saat itu, para pemegang XRP jangka panjang melepas sekitar 260 juta XRP per hari.

Pertumbuhan jumlah dompet, di tengah pemulihan harga, memunculkan dua kemungkinan. Pertama, investor baru mulai memasuki pasar XRP. Kedua, sebagian investor lama melakukan aksi ambil untung setelah melihat harga kembali naik.
Data dari XRP Rich List menunjukkan bahwa total dompet XRP saat ini mencapai 7,226 juta. Angka ini berpotensi menembus 7,5 juta dalam waktu dekat. Pertumbuhan ini mengingatkan pada situasi serupa tahun lalu, ketika lonjakan jumlah dompet mendahului kenaikan harga XRP ke level tertinggi tahunan di $3,66.
Namun, analis mengingatkan untuk tidak terlalu gegabah. Tidak semua dompet baru menandakan peningkatan partisipasi investor ritel. Sebagian alamat baru kemungkinan berasal dari bursa kripto, kustodian aset digital, atau layanan otomatis. Oleh karena itu, pengawasan lebih lanjut terhadap distribusi dan aktivitas masing-masing dompet sangat diperlukan.
Spekulasi mengenai peluncuran ETF XRP di Amerika Serikat pada 13 November juga menjadi faktor pendorong optimisme pasar. Produk ETF sering kali menarik minat investor institusional, dan kabar peluncurannya kerap menjadi katalis kenaikan harga aset kripto.
Analis komunitas, seperti Egrag Crypto, mengaitkan lonjakan dompet dengan ekspektasi terhadap ETF tersebut. Dalam analisis teknikalnya, ia menyebut dua target harga potensial: $10 dan $50, meskipun keduanya masih bersifat spekulatif.
Pergerakan harga XRP dalam sepekan terakhir menunjukkan tingginya volatilitas. Antara 3 dan 4 November, kapitalisasi pasar kripto global sempat menyusut sekitar $350 miliar, sementara XRP turun lebih dari 13 persen sebelum kembali menguat.
Meskipun kenaikan harga dalam waktu singkat memberikan keuntungan cepat bagi sebagian trader, volatilitas pasar tetap menjadi faktor risiko utama. Para analis menekankan pentingnya memantau arah arus masuk dompet baru, volume penjualan harian, serta kepastian jadwal peluncuran ETF untuk menentukan arah tren selanjutnya.
Lonjakan 21.000 dompet baru dalam dua hari menjadi sinyal kuat bahwa minat terhadap XRP kembali meningkat. Namun, para pelaku pasar diimbau untuk tetap berhati-hati karena pertumbuhan dompet belum tentu mencerminkan pembelian riil. Kombinasi antara faktor teknikal, sentimen ETF, dan arus investor baru akan menjadi penentu utama arah pergerakan XRP dalam beberapa pekan ke depan. Informasi ini disajikan oleh kabartifa.id.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
