XRP Berjuang Pertahankan Level Psikologis di Tengah Tekanan Jual
KabarTifa.ID – 15 Agustus 2026 | Pasar aset kripto kembali diwarnai ketidakpastian, dan kali ini, XRP menjadi salah satu aset yang merasakan dampaknya. Harga XRP turun 0,15% ke $1,009, menandakan bahwa tekanan jual masih membayangi pergerakan aset digital ini. Meskipun penurunan harian terlihat relatif kecil, data jangka panjang menunjukkan gambaran yang lebih mengkhawatirkan, mengindikasikan kesulitan XRP dalam membangun momentum kenaikan yang konsisten.
Saat ini, XRP diperdagangkan di kisaran $1,00956. Perubahan harian tercatat sekitar -0,15%, dengan rentang pergerakan dalam 24 jam terakhir berkisar antara $0,99908 hingga $1,01392. Kondisi ini memperlihatkan bahwa XRP masih berjuang keras untuk keluar dari fase konsolidasi dan mempertahankan tren positif.
Performa Jangka Panjang Menjadi Beban
Jika dilihat dalam periode yang lebih panjang, tekanan terhadap XRP terasa jauh lebih kuat. Dalam 30 hari terakhir, XRP telah mengalami penurunan sekitar 8,40%. Angka ini semakin signifikan jika kita melihat pergerakan dalam 90 hari terakhir, di mana XRP tercatat turun mencapai 29,63%. Data ini menunjukkan bahwa aset ini masih dalam fase pemulihan setelah mengalami pelemahan yang cukup dalam beberapa bulan terakhir. Akibatnya, sentimen investor cenderung lebih berhati-hati, dan dibutuhkan katalis baru atau perubahan signifikan dalam kondisi pasar agar XRP mampu mengubah struktur pergerakannya menjadi lebih positif.
Level Psikologis $1 Menjadi Garis Pertahanan Krusial
Level $1 menjadi perhatian utama dalam pergerakan XRP hari ini. Aset ini sempat menyentuh angka $0,99908 sebelum akhirnya kembali bergerak sedikit di atas level psikologis tersebut. Kemampuan XRP untuk kembali ke atas $1 mengindikasikan masih adanya minat beli yang mencoba mempertahankan area penting ini. Namun, jarak yang sangat tipis dari level support psikologis ini membuat posisi XRP masih cukup rentan.
Apabila tekanan jual kembali meningkat dan XRP kehilangan level $1 secara meyakinkan, sentimen pasar dapat memburuk. Investor akan melihat kegagalan mempertahankan support psikologis penting tersebut sebagai sinyal negatif yang dapat memicu aksi jual lebih lanjut. Situasi ini menegaskan kembali bahwa harga XRP turun 0,15% ke $1,009 bukan sekadar fluktuasi harian, melainkan cerminan dari tantangan struktural yang dihadapi aset ini.
Momentum Lemah dan Aktivitas Perdagangan yang Belum Signifikan
Salah satu alasan utama XRP belum mampu menguat adalah lemahnya momentum dalam beberapa periode terakhir. Data menunjukkan XRP turun 1,48% dalam tujuh hari terakhir. Kondisi ini memperlihatkan bahwa investor belum memiliki dorongan yang cukup kuat untuk mengakumulasi XRP dalam jumlah besar. Setiap kenaikan harga yang terjadi masih berpotensi dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk melakukan aksi jual, sehingga XRP sulit mempertahankan pergerakan positif.
Tekanan ini juga terlihat dari posisi XRP yang masih jauh dari rekor tertingginya di $3,84194. Dengan harga saat ini sekitar $1,009, XRP masih tertinggal sekitar 74% dari level tertingginya. Sementara itu, volume perdagangan XRP dalam 24 jam terakhir berada di kisaran $867,84 juta dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $63,25 miliar. Meskipun likuiditas XRP tetap cukup besar, volume perdagangan yang ada belum mampu menghasilkan tekanan beli yang signifikan untuk mendorong harga keluar dari fase konsolidasi. Kenaikan harga yang berkelanjutan biasanya membutuhkan peningkatan aktivitas pembelian yang nyata.
Prospek Jangka Pendek: Level $1 Menjadi Penentu Arah
Untuk jangka pendek, level $1 menjadi area yang sangat krusial bagi XRP. Jika aset ini mampu mempertahankan harga di atas level tersebut dan bergerak melewati resistance di kisaran $1,014, peluang terjadinya rebound teknikal akan semakin terbuka. Namun, sebaliknya, apabila XRP kembali jatuh di bawah $1 dan tekanan jual semakin besar, pasar akan mulai mencari level support berikutnya. Penurunan lebih lanjut dapat memperkuat persepsi bearish, terutama setelah XRP mengalami pelemahan cukup besar dalam 90 hari terakhir. Dengan kondisi saat ini, XRP lebih tepat dikategorikan berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan bearish, bukan dalam tren kenaikan yang kuat.
Pergerakan XRP selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan area $1. Selama level tersebut bertahan, peluang terjadinya rebound teknikal masih terbuka, terutama jika pasar kripto secara keseluruhan mendapatkan sentimen positif. Namun, XRP membutuhkan lebih dari sekadar kenaikan tipis untuk mengubah sentimen. Harga perlu menembus resistance terdekat dengan dukungan volume yang meningkat agar pembeli dapat menunjukkan dominasi yang lebih jelas. Jika kondisi tersebut belum terjadi, XRP kemungkinan masih bergerak dalam rentang sempit di sekitar level $1 sambil menunggu katalis baru dari pasar. Sekali lagi, harga XRP turun 0,15% ke $1,009 menjadi pengingat akan tantangan yang dihadapi aset ini.
Secara keseluruhan, harga XRP turun 0,15% ke $1,009, mencerminkan kondisi pasar yang masih penuh tekanan. Penurunan harian memang relatif kecil, tetapi performa 30, 60, dan 90 hari menunjukkan bahwa XRP masih menghadapi tren bearish yang lebih luas. Kegagalan membangun momentum baru, tekanan dari tren jangka menengah, serta belum adanya lonjakan volume yang signifikan membuat XRP masih kesulitan meninggalkan area $1. Untuk saat ini, $1 menjadi garis pertahanan utama XRP. Bertahan di atasnya dapat membuka peluang rebound, sedangkan penembusan ke bawah berpotensi memperpanjang tekanan jual. Investor perlu memperhatikan volume dan kemampuan XRP menembus area $1,014 untuk melihat apakah pemulihan benar-benar mulai terbentuk.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

