
Artikel Berita:
KabarTifa- Bitcoin (BTC) menghadapi ujian krusial di pekan ini setelah sempat mencetak rekor tertinggi di atas US$122.000. Saat ini, harga Bitcoin sedikit berada di bawah level psikologis US$120.000, memicu pertanyaan apakah aset kripto ini mampu mempertahankan posisinya hingga akhir minggu.
Melansir dari decrypt.co, platform prediksi pasar Myriad menunjukkan sentimen yang terpecah di kalangan trader. Hanya 47% yang memperkirakan Bitcoin akan tetap berada di atas US$120.000 hingga 25 Juli mendatang.
Dari sudut pandang analisis teknikal, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$119.765, tepat di bawah garis tren menurun yang telah membatasi kenaikan sejak mencapai puncak pada 14 Juli. Posisi ini menjadi titik krusial yang akan menentukan apakah harga dapat mengonfirmasi breakout atau justru mengalami kegagalan.
Indikator Squeeze Momentum mengindikasikan bahwa harga Bitcoin sedang berada dalam fase "kompresi volatilitas". Fase ini biasanya mengarah pada pergerakan besar setelahnya, namun arah pergerakan tersebut masih belum dapat dipastikan.
Sementara itu, Average Directional Index (ADX) mencatatkan angka 13, jauh di bawah ambang batas 20 yang diperlukan untuk mengonfirmasi tren. Hal ini mengisyaratkan bahwa kekuatan tren bullish sebelumnya mulai melemah. Tanpa dukungan ADX yang solid, potensi breakout harga bisa berujung palsu.
Meskipun volume perdagangan mengalami penurunan dan ADX melemah, terdapat beberapa faktor teknikal yang masih memberikan dukungan bagi para pelaku pasar bullish. Struktur harga secara umum masih terlihat positif, dengan level support yang kuat di sekitar US$118.000 dan US$115.000. Selain itu, beberapa indikator momentum jangka pendek menunjukkan potensi pembalikan arah.
Namun, para trader tetap disarankan untuk berhati-hati karena pergerakan harga Bitcoin sepanjang minggu ini cenderung sideways atau stagnan. Meskipun sempat terjadi penembusan resisten minor, belum ada validasi kuat yang mengonfirmasi bahwa ini adalah breakout yang berkelanjutan.
Level-level kunci yang perlu dipantau oleh para trader antara lain adalah resisten di US$121.000 dan US$122.500, serta support di US$118.000 dan US$115.000. Pergerakan harga di sekitar level-level ini akan memberikan petunjuk mengenai arah tren Bitcoin selanjutnya.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi dalam aset kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang mungkin timbul.
