Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto -
    Crypto

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini24-12-2025 - 19.45Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    image 107
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    XRP Bakal Meroket? Arus Dana ETF Jadi Kunci!
    Editor: BobonSyah

    image 107
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    KabarTifa- Setelah periode tekanan yang panjang, aset kripto XRP kini memancarkan sinyal-sinyal pemulihan yang menarik perhatian pasar. Analisis data on-chain terkini, ditambah dengan gelombang arus dana yang konsisten masuk ke produk Exchange Traded Fund (ETF) berbasis XRP, mengindikasikan adanya potensi pergeseran sentimen. Meskipun demikian, para analis teknikal masih mencatat bahwa XRP belum sepenuhnya keluar dari bayang-bayang tren penurunan.

    Sejak debutnya di pasar Amerika Serikat bulan lalu, ETF XRP Spot telah menunjukkan kinerja yang luar biasa, sama sekali tanpa mencatat adanya penarikan dana. Secara kumulatif, produk investasi ini telah menarik arus masuk bersih sebesar US$1,13 miliar, mendorong total aset kelolaan (AUM) mencapai angka impresif US$1,25 miliar. Bahkan pada hari Selasa waktu setempat, ETF XRP berhasil menarik tambahan US$8,19 juta, menandai rekor 28 hari berturut-turut dengan aliran dana positif.

    Menurut laporan dari SoSoValue, selama periode liburan yang sepi aktivitas, hanya ETF XRPZ dari Franklin Templeton yang berhasil mencatatkan arus masuk dana. Di antara para pemain utama, ETF XRPC milik Canary Capital memimpin dengan total arus masuk mencapai US$384 juta, diikuti oleh produk serupa dari Bitwise dan Grayscale. Lebih lanjut, data dari CoinShares menyoroti tren signifikan: adanya pergeseran modal investor institusional dari ETF Bitcoin dan Ethereum menuju ETF XRP, sebuah indikasi kuat dari meningkatnya kepercayaan dan sentimen positif terhadap aset ini.

    Sementara itu, dari perspektif on-chain, laporan dari Coingape mengungkapkan fenomena menarik. Indikator cadangan XRP di bursa Binance, salah satu platform kripto terbesar di dunia, telah anjlok drastis hingga menyentuh 2,6 miliar XRP. Angka ini merupakan level terendah yang tercatat sejak Juli 2024. Penurunan cadangan di bursa seringkali diinterpretasikan sebagai sinyal bahwa investor besar, atau "whale", sedang memindahkan aset mereka ke dompet pribadi. Langkah ini berpotensi mengurangi pasokan yang tersedia untuk dijual di bursa, yang pada gilirannya dapat meredakan tekanan jual dan menciptakan efek kelangkaan.

    Indikator lain, yaitu metrik XRP Whale Flows 30-DMA, juga mengonfirmasi tren serupa, menunjukkan adanya penurunan intensitas tekanan jual dari para investor besar. Meskipun angka ini masih berada di zona negatif, pelemahan yang terlihat memperkuat narasi bahwa aksi distribusi massal mulai mereda.

    Kendati demikian, para analis teknikal memberikan catatan kehati-hatian. Secara grafis, XRP masih dihadapkan pada sejumlah tantangan signifikan. Untuk mempertahankan struktur bullish jangka menengahnya, aset ini wajib menjaga posisinya di zona permintaan krusial antara US$1,80 hingga US$1,90. Indikator Relative Strength Index (RSI) saat ini masih menunjukkan angka rendah, belum memberikan konfirmasi yang jelas mengenai pembalikan tren secara definitif.

    Peter Brandt, seorang trader veteran yang dihormati, sebelumnya telah mengemukakan bahwa potensi formasi pola double top bearish pada grafik mingguan dapat dimentahkan jika harga XRP berhasil memantul kuat dari kondisi RSI yang oversold. Namun, skenario sebaliknya juga patut diwaspadai: apabila level support krusial di US$1,80 gagal dipertahankan, narasi bullish yang dibangun dari data on-chain dan teknikal berisiko runtuh, membuka peluang penurunan harga yang lebih dalam, bahkan hingga menyentuh level US$1.

    Pada saat artikel ini ditulis, harga XRP diperdagangkan di kisaran US$1,85, menunjukkan penurunan tipis lebih dari 1% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang hari, harga tertinggi tercatat di US$1,90, sementara level terendah berada di US$1,84. Volume perdagangan juga mengalami kontraksi sekitar 19% dalam periode yang sama, mengindikasikan aktivitas pasar yang sedikit melambat.


    Penting untuk diingat bahwa investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Segala keputusan investasi yang diambil sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu investor. Artikel ini disajikan semata-mata sebagai informasi dan bukan merupakan ajakan untuk menjual atau membeli aset kripto tertentu.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSOL Merana! Indikator Bahaya Menuju US$100
    Next Article TERBONGKAR! Altcoin Ini Melonjak 20%, Siap-Siap Untung Besar?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    XRP Siap Meledak? Target US$3 Setelah Koreksi!

    10-01-2026 - 19.45
    Crypto

    Sinyal Emas Solana: $156 di Depan Mata!

    10-01-2026 - 19.30
    Crypto

    Dogecoin Terjun Bebas! Support Krusial Ini Kunci Selamat?

    10-01-2026 - 19.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.