XRP Bakal Terbang ke US$2? Sinyal Kuat Terungkap!
KabarTifa- Pasar kripto tengah menyoroti pergerakan XRP yang, meski masih berkutat di kisaran US$1,40 hingga US$1,44, kini diwarnai optimisme para analis. Sejumlah pakar memprediksi adanya sinyal kuat untuk reli harga signifikan, bahkan berpotensi dimulai pada bulan Mei mendatang, didukung oleh analisis teknikal dan data on-chain yang menjanjikan.

Harga XRP saat ini memang menunjukkan fase stagnasi, namun di balik itu, sejumlah indikator mulai mengisyaratkan adanya pembentukan pola yang dapat memicu pergerakan naik yang substansial dalam waktu dekat.
Menurut pengamatan Ali Charts, seorang analis terkemuka, XRP terpantau membentuk pola ‘symmetrical triangle’ pada timeframe rendah. Pola ini secara historis sering menjadi prekursor bagi sebuah breakout harga. Jika formasi ini terkonfirmasi, XRP diproyeksikan dapat melonjak sekitar 10 persen, menargetkan level US$1,57. Potensi kenaikan ini diperkirakan dapat terwujud dalam waktu dekat, seiring dengan dimulainya bulan Mei.
Level Kunci Penentu Arah XRP
Namun, untuk mengukuhkan tren bullish, XRP dihadapkan pada sejumlah rintangan krusial. Zona harga US$1,41 hingga US$1,45 menjadi area resistensi pertama yang harus ditembus. Selanjutnya, level US$1,47 disebut-sebut sebagai hambatan utama berikutnya. Keberhasilan menembus titik-titik ini akan membuka jalan lebar bagi XRP untuk mengincar level psikologis US$2 dalam jangka menengah. Sebaliknya, jika XRP gagal melewati area tersebut, pergerakan harga kemungkinan besar akan tetap terbatas dalam fase konsolidasi.
Sinyal On-Chain Perkuat Potensi Kenaikan
Sinyal positif juga datang dari data on-chain. Dilansir dari Coingape, terjadi lonjakan signifikan pada arus keluar (outflow) XRP dari bursa pertukaran, dengan sekitar 34,94 juta XRP ditarik dari platform perdagangan. Angka ini merupakan salah satu outflow terbesar sepanjang tahun, mengindikasikan bahwa investor cenderung memilih untuk menyimpan aset mereka ketimbang menjual, yang berpotensi mengurangi tekanan jual di pasar.
Selain itu, ETF XRP juga mencatatkan arus masuk dana selama tiga hari berturut-turut, mencapai volume tertinggi dalam sepekan terakhir. Tim Riset Tokocrypto menganalisis bahwa kombinasi ini menempatkan XRP dalam fase akumulasi, dengan potensi breakout yang kuat, didukung oleh pergeseran kepemilikan ke tangan investor jangka panjang. "Peningkatan outflow dari exchange dan arus masuk ETF menjadi indikator bahwa tekanan jual mulai berkurang, sementara minat beli perlahan meningkat," jelas tim riset tersebut.
Faktor Fundamental Siap Jadi Katalis
Tidak hanya faktor teknikal dan on-chain, sejumlah agenda fundamental juga diprediksi dapat menjadi katalisator kuat bagi pergerakan harga XRP. Salah satunya adalah acara XRP Las Vegas yang akan berlangsung pada 30 April hingga 1 Mei, di mana Ripple berpeluang besar untuk mengumumkan inovasi atau perkembangan penting.
Selain itu, perhatian pasar juga tertuju pada perkembangan CLARITY Act yang dijadwalkan dibahas pada pertengahan Mei. Kemajuan regulasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap XRP secara signifikan.
Meskipun demikian, para analis menegaskan bahwa konfirmasi tren naik tetap bergantung pada kemampuan XRP untuk menembus dan bertahan di atas area resistensi kunci di sekitar US$1,45 hingga US$1,47. Tanpa breakout yang valid, pergerakan harga masih berpotensi tertahan dalam jangka pendek. Ke depan, momentum XRP akan sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto secara keseluruhan serta perkembangan fundamental yang terjadi sepanjang bulan Mei, yang dipandang sebagai titik awal potensial untuk pergerakan harga yang lebih substansial.
PENTING: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan fluktuasi harga yang ekstrem. Segala keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Konten ini bersifat informatif dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto.
Editor: BobonSyah


