Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Jeblok Lagi! Apa yang Terjadi?
    Crypto

    Bitcoin Jeblok Lagi! Apa yang Terjadi?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini08-04-2025 - 13.15Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Jeblok Lagi! Apa yang Terjadi?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Harga Bitcoin kembali anjlok setelah gagal menembus level penting. Grafik harian dari analis kripto di TradingView memperlihatkan tren penurunan yang semakin jelas, membentuk pola lower highs dan lower lows. Bitcoin kini berada di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA), dengan perubahan warna pita EMA dari hijau ke merah—indikasi melemahnya momentum kenaikan dan meningkatnya tekanan jual.

    Upaya Bitcoin untuk naik beberapa minggu terakhir selalu gagal. Setiap mendekati EMA, harga langsung tertolak. Ini menunjukkan dominasi penjual di pasar. EMA kini bertindak sebagai resistensi dinamis; selama harga tak mampu menutup di atasnya, peluang bullish reversal sangat kecil.

    Bitcoin Jeblok Lagi! Apa yang Terjadi?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Kondisi ini membuat trader terpecah. Sebagian bertahan jangka panjang, sebagian lain waspada potensi penurunan lebih lanjut. Lilin merah besar di grafik memicu perdebatan: akankah tren bearish berakhir, atau berlanjut?

    Indikator utama menunjukkan sinyal hati-hati. Bitcoin masih di bawah semua EMA utama dan gagal mempertahankan support apa pun. Tanpa penutupan harian di atas pita EMA, tren besar tetap bearish. Ancaman penurunan lebih lanjut muncul jika Bitcoin jatuh di bawah level support kunci US$ 73.745, berpotensi menuju kisaran US$ 55.000 hingga US$ 57.000. Ancaman death cross (rata-rata pergerakan 50 hari di bawah rata-rata pergerakan 200 hari) semakin memperkuat potensi penurunan ini.

    Namun, ada juga pandangan optimis. Nic Pucrin dari Coin Bureau, misalnya, memperkirakan Bitcoin mencapai level tertinggi baru pada April 2025, mengulang pola breakout 360 persen dari 2017.

    Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTarif Trump: Sinyal Bullish Kripto?
    Next Article WOW! Samsung S25: AI Canggih di Kantong Anda!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Polygon Guncang Dunia Keuangan Global: Ini Alasannya!

    13-02-2026 - 05.15
    Crypto

    MegaETH Geger! Uniswap Masuk, Pasar Kripto Gempar!

    13-02-2026 - 05.00
    Crypto

    Pi Network Anjlok ke $0,138: Alarm Bahaya Investor Kripto!

    12-02-2026 - 19.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.