KabarTifa- Webus International Limited, perusahaan teknologi mobilitas asal Tiongkok yang berbasis kecerdasan buatan, membuat gebrakan dengan mengumumkan suntikan dana fantastis senilai US$ 300 juta. Tujuannya? Integrasi XRP ke dalam sistem pembayaran global mereka yang canggih. Informasi ini dilansir dari kabartifa.id.
Dana tersebut akan digunakan untuk membangun cadangan XRP guna memfasilitasi transaksi lintas negara secara instan. Fitur ini sangat krusial bagi layanan utama Webus, yaitu layanan sopir pribadi internasional. Yang menarik, pendanaan ini tidak berasal dari pelepasan saham perusahaan. Webus memilih jalur non-ekuitas, memanfaatkan pinjaman bank, jaminan pemegang saham, dan kredit institusional. Strategi ini memastikan tidak ada pengenceran kepemilikan investor yang ada.

"Dengan XRP, kami ingin mengatasi masalah keterlambatan pembayaran global dan mempercepat proses pengembalian dana lintas negara," ujar CEO Webus, Nan Zheng, dalam pernyataan resmi.
Selain untuk integrasi XRP, sebagian dana juga dialokasikan untuk pengembangan fitur blockchain baru. Namun, perusahaan menekankan bahwa proyek ini masih dalam tahap eksplorasi awal dan belum final.
Pengumuman ini muncul di saat XRP mengalami kenaikan 1 persen dalam 24 jam terakhir, sebuah prestasi di tengah pelemahan pasar kripto secara luas. Kenaikan ini menarik perhatian, terutama bagi investor yang mencari aset dengan stabilitas relatif. Langkah Webus ini semakin diperkuat oleh pengumuman Hyperscale Data yang berencana membeli XRP senilai US$ 10 juta.
Jika rencana ini berjalan lancar, XRP berpotensi besar untuk kembali menjadi solusi pembayaran lintas batas yang efisien di dunia nyata, bukan hanya sekadar aset spekulatif. Harga XRP sendiri pada Jumat (30/5/2025) pagi tercatat di angka US$ 2,21, mengalami penurunan 3,8 persen dalam 24 jam terakhir (data Coingecko).
Disclaimer: Semua informasi di kabartifa.id bertujuan edukatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau ajakan trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
