Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Borong BTC Jumbo! Strategi Saylor Guncang Pasar?
    Crypto

    Borong BTC Jumbo! Strategi Saylor Guncang Pasar?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini30-07-2025 - 13.15Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Perusahaan investasi Strategy, yang dipimpin oleh Michael Saylor, kembali membuat gebrakan di pasar mata uang kripto dengan mengakuisisi 21.021 Bitcoin (BTC) senilai lebih dari US$2,46 miliar. Pembelian agresif ini didanai melalui hasil Initial Public Offering (IPO) saham preferen STRC yang mencetak rekor sebagai yang terbesar di Amerika Serikat pada tahun 2025.

    Aksi korporasi ini diumumkan langsung oleh Strategy melalui platform media sosial X pada Selasa (29/7/2025) malam. Perusahaan mengungkapkan bahwa setiap Bitcoin diperoleh dengan harga rata-rata US$117.256. Dengan demikian, total kepemilikan Bitcoin Strategy kini mencapai 628.791 BTC, menjadikannya pemegang Bitcoin terbesar di antara perusahaan publik di seluruh dunia.

     Borong BTC Jumbo! Strategi Saylor Guncang Pasar?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Dana segar sebesar US$2,5 miliar berhasil diraup Strategy dari penjualan 28 juta saham STRC (Variable Rate Series A Perpetual Preferred Stock) dengan harga US$90 per saham. Antusiasme pasar terhadap penawaran ini sangat tinggi, terbukti dari target awal yang hanya US$500 juta, namun berhasil melambung hingga lima kali lipat.

    Keberhasilan IPO STRC melampaui pencapaian Circle Internet Group yang sebelumnya mencatatkan IPO senilai US$1 miliar. Hal ini menjadikan IPO Strategy sebagai yang terbesar di Amerika Serikat pada tahun 2025, berdasarkan nilai dana yang berhasil dihimpun.

    Strategi akumulasi Bitcoin bukanlah hal baru bagi Strategy, yang sebelumnya dikenal dengan nama MicroStrategy. Sejak tahun 2020, perusahaan ini secara konsisten memanfaatkan berbagai instrumen keuangan, mulai dari penerbitan saham, obligasi, hingga convertible notes, untuk menambah kepemilikan Bitcoin. Pendekatan ini telah menginspirasi lebih dari 160 perusahaan publik lainnya untuk turut mengadopsi Bitcoin ke dalam neraca keuangan mereka.

    "Kami melihat STRC sebagai instrumen pendanaan yang tidak hanya agresif, tetapi juga cerdas bagi investor yang berorientasi pada pendapatan," ujar Michael Saylor, memberikan pandangannya terkait strategi pendanaan perusahaan.

    Saham STRC dijadwalkan untuk mulai diperdagangkan di bursa Nasdaq pada hari Rabu. Ini menjadikannya saham preferen perpetual pertama dari perusahaan treasury Bitcoin yang terdaftar di bursa Amerika, menawarkan dividen bulanan yang disesuaikan oleh dewan, dan menargetkan investor dengan preferensi pendapatan tetap.

    STRC merupakan tambahan baru dalam jajaran produk saham preferen yang ditawarkan oleh Strategy. Sementara itu, saham induk Strategy (MSTR) mengalami penurunan sebesar 2,26 persen pada hari Selasa. Namun, sempat mengalami kenaikan tipis sebesar 0,52 persen dalam perdagangan after-hours, mencapai US$396,70, menurut data dari Google Finance.

    Secara tahunan, saham MSTR mencatatkan kenaikan sebesar 31,55 persen di tahun 2025, melambat dibandingkan lonjakan signifikan sebesar 358,55 persen yang terjadi sepanjang tahun 2024. Pembelian Bitcoin dalam skala besar ini dilakukan hanya dua hari sebelum Strategy merilis laporan keuangan kuartal II, yang akan memberikan gambaran mengenai dampak akumulasi Bitcoin dan aktivitas penggalangan dana perusahaan hingga tanggal 30 Juni.

    Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau saran trading. Investasi dalam aset kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum membuat keputusan investasi. KabarTifa- tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang mungkin timbul.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBitcoin Terbang Tinggi? Target Harga Bikin Tercengang!
    Next Article Laptop Polytron Rilis! Siap Gebrak Pasar?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    NFT Sekarat? Magic Eden Banting Setir ke Judi Online!

    04-03-2026 - 13.45
    Crypto

    Pi Network Melawan Arus: Kenaikan Rapuh atau Awal Mula?

    04-03-2026 - 13.30
    Crypto

    Chainlink Guncang DeFi! Bitcoin Masuk Monad, Apa Untungnya?

    04-03-2026 - 13.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.