KabarTifa- Harga Ethereum (ETH) mengalami penurunan dan berada di level $2.959,78 per ETH. Penurunan ini mencerminkan tekanan jual yang masih terasa di pasar kripto. Data dari kabartifa.id menunjukkan bahwa dalam 24 jam terakhir, ETH terkoreksi sekitar 1,89% seiring dengan sentimen pasar yang cenderung melemah.
Kapitalisasi pasar Ethereum saat ini berada di angka $357 miliar, menjadikannya aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin. Volume perdagangan harian ETH tetap tinggi, mencapai $21 miliar, yang mengindikasikan minat yang besar dari para trader dan investor meskipun harga sedang mengalami koreksi.

Dalam rentang 24 jam terakhir, harga Ethereum bergerak antara $2.905,56 (terendah) dan $3.023,89 (tertinggi). Level psikologis $3.000 kembali menjadi area penting yang sulit ditembus secara signifikan. Penurunan harian ini juga tercermin dari perubahan harga intraday yang relatif terbatas, dengan ETH hanya turun sekitar 0,09% dalam satu jam terakhir. Ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih ada, namun mulai melambat dibandingkan fase penurunan sebelumnya. Pasar saat ini terlihat sedang dalam fase konsolidasi, dengan pelaku pasar menunggu katalis baru sebelum menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Performa Ethereum menunjukkan gambaran yang beragam. Dalam 30 hari terakhir, ETH mengalami kenaikan tipis, namun dalam 90 hari terakhir masih menunjukkan penurunan. Data ini memperlihatkan bahwa meskipun ETH sempat mengalami pemulihan jangka menengah, tekanan bearish dalam tiga bulan terakhir masih mendominasi. Penurunan hampir 25% dalam 90 hari menandakan bahwa Ethereum masih berada dalam fase pemulihan pasca koreksi besar.
Sebagai perbandingan, rekor harga tertinggi Ethereum sepanjang masa (ATH) berada di level $4.953,73. Dengan harga saat ini, ETH masih diperdagangkan lebih dari 40% di bawah ATH, sebuah fakta yang sering dipandang investor sebagai potensi peluang jangka panjang, namun tetap dengan risiko tinggi.
Beberapa indikator pasar utama Ethereum saat ini meliputi: Harga saat ini: $2.959,78, Kapitalisasi pasar: $357 miliar, Volume perdagangan 24 jam: $21 miliar, Pasokan yang beredar: 120,8 juta ETH. Tidak adanya batas maksimum pasokan (max supply) membuat valuasi Ethereum sangat dipengaruhi oleh mekanisme burning fee (EIP-1559), aktivitas jaringan, serta pertumbuhan ekosistem DeFi, NFT, dan layer-2.
Beberapa faktor utama yang saat ini memengaruhi pergerakan harga ETH antara lain: Sentimen pasar kripto secara umum, Perkembangan regulasi terkait kripto, Tingkat adopsi teknologi blockchain, serta Persaingan dari platform blockchain lainnya.
Dengan volume transaksi yang masih tinggi dan kapitalisasi pasar yang besar, Ethereum tetap menjadi salah satu aset kripto paling berpengaruh di industri. Koreksi jangka pendek seperti yang terjadi hari ini kerap dipandang sebagai bagian dari siklus pasar yang wajar. Bagi trader, area $2.900–$3.000 kemungkinan akan terus menjadi zona krusial untuk menentukan arah berikutnya. Sementara bagi investor jangka panjang, fokus masih tertuju pada perkembangan teknologi Ethereum, adopsi layer-2, serta pertumbuhan ekosistem aplikasi terdesentralisasi.


