KabarTifa- Komunitas Injective (INJ) secara resmi mengambil langkah revolusioner dengan menyetujui proposal tata kelola bertajuk “Supply Squeeze” (IIP-617). Dukungan nyaris mutlak, mencapai 99,89% suara setuju, menandai komitmen kuat terhadap perubahan fundamental dalam tokenomics aset kripto ini.
Menurut laporan dari Cointelegraph, keputusan ini diklaim sebagai salah satu langkah paling agresif dalam sejarah Injective. Tujuannya jelas: secara langsung menargetkan pengurangan suplai token secara signifikan dan memperkuat mekanisme deflasi jangka panjang yang ambisius.

Proposal IIP-617 ini mengusung dua kebijakan utama yang saling melengkapi. Pertama, pemangkasan drastis tingkat penerbitan (issuance) token INJ baru. Kedua, percepatan mekanisme buyback-and-burn yang sumber dananya berasal dari pendapatan protokol. Dengan kombinasi strategis ini, Injective berambisi memposisikan INJ sebagai salah satu aset paling deflasi di seluruh ekosistem kripto.
Mengenal Lebih Dekat Proposal “Supply Squeeze” Injective
IIP-617 dirancang khusus untuk mengatasi isu klasik dalam tokenomics blockchain, yaitu tekanan inflasi akibat suplai token baru. Selama ini, sebagian token INJ dicetak sebagai insentif vital bagi validator dan partisipan jaringan untuk menjaga keamanan dan operasional. Namun, mekanisme ini juga secara inheren menciptakan tekanan jual berkelanjutan di pasar.
Melalui proposal “Supply Squeeze”, laju pencetakan token baru akan dipangkas secara signifikan. Pada saat yang bersamaan, Injective akan meningkatkan frekuensi dan skala pembakaran token (burn) yang didanai dari pendapatan protokol, seperti biaya transaksi dan berbagai aktivitas on-chain lainnya. Hasil akhirnya diharapkan adalah pertumbuhan suplai bersih (net supply growth) yang jauh lebih rendah, bahkan berpotensi negatif jika jumlah token yang dibakar secara konsisten melebihi jumlah token yang diterbitkan.
Menuju Konsep “Ultra Sound Money” Versi Injective
Langkah strategis ini secara langsung memunculkan perbandingan dengan konsep “Ultra Sound Money” yang menjadi populer di ekosistem Ethereum pasca implementasi EIP-1559. Injective kini berupaya menerapkan filosofi serupa, namun dengan pendekatan yang diklaim lebih agresif dan komprehensif.
Analisa Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa keputusan komunitas ini memiliki implikasi jangka panjang yang signifikan. "Keputusan ini adalah langkah agresif menuju ‘Ultra Sound Money’ versi Injective. Dengan memangkas suplai baru dan membakar token dari pendapatan protokol, tekanan jual inflasi akan berkurang drastis. Jika permintaan penggunaan jaringan tetap stabil, kelangkaan token ini menjadi katalis positif bagi harga jangka panjang," ujar Tim Research Tokocrypto.
Narasi deflasi semacam ini menjadi krusial, terutama di tengah pasar kripto yang semakin selektif dalam menilai proyek dengan tokenomics yang berkelanjutan dan sehat.
Dampak Terhadap Harga dan Sentimen Pasar
Secara historis, kebijakan deflasi seringkali dipandang sangat positif oleh pasar, khususnya jika didukung oleh aktivitas jaringan yang sehat dan pertumbuhan ekosistem yang solid. Dengan suplai yang semakin terbatas, setiap peningkatan permintaan berpotensi memberikan dampak yang jauh lebih besar terhadap pergerakan harga.
Dalam jangka pendek, pengumuman ini berpotensi memperkuat sentimen bullish terhadap INJ. Namun, dalam jangka panjang, dampaknya akan sangat bergantung pada pertumbuhan ekosistem Injective secara keseluruhan, termasuk adopsi DeFi, volume perdagangan derivatif, dan aktivitas aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang dibangun di atas jaringannya. Investor akan mencermati tidak hanya niat, tetapi juga eksekusi nyata dan konsistensi mekanisme burn dari waktu ke waktu.
Risiko yang Tetap Perlu Diperhatikan
Meskipun terdengar sangat positif, kebijakan deflasi ekstrem juga membawa tantangan tersendiri. Pemangkasan issuance berarti insentif untuk validator dan partisipan jaringan berpotensi berkurang. Oleh karena itu, Injective perlu memastikan bahwa keamanan dan desentralisasi jaringan tetap terjaga optimal.
Selain itu, narasi deflasi hanya akan efektif jika permintaan penggunaan jaringan tetap stabil atau bahkan meningkat. Jika aktivitas on-chain menurun, efek positif dari pengurangan suplai bisa menjadi terbatas, atau bahkan tidak signifikan.
Injective Perkuat Diferensiasi di Tengah Persaingan L1
Dengan disetujuinya IIP-617, Injective semakin menegaskan posisinya sebagai Layer-1 yang fokus pada efisiensi pasar dan tokenomics yang disiplin. Di tengah persaingan ketat antar blockchain, langkah ini menjadi diferensiasi penting dibandingkan proyek lain yang mungkin masih bergulat dengan inflasi token yang tinggi.
Keputusan yang hampir bulat dari komunitas juga mencerminkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap arah strategis Injective, sesuatu yang tidak selalu mudah dicapai dalam proses tata kelola on-chain.
Persetujuan proposal “Supply Squeeze” (IIP-617) menandai babak baru bagi Injective dan token INJ. Dengan suplai yang semakin ketat dan mekanisme burn yang dipercepat, INJ kini memasuki fase tokenomics deflasi yang lebih ekstrem. Jika ekosistem Injective mampu mempertahankan pertumbuhan dan aktivitas jaringan, kebijakan ini berpotensi menjadi katalis positif jangka panjang bagi nilai INJ. Namun, seperti biasa di dunia kripto, efektivitasnya akan ditentukan oleh eksekusi nyata dan adopsi berkelanjutan, bukan sekadar keputusan tata kelola di atas kertas.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Editor: BobonSyah


