Jakarta, KabarTifa- Harga XRP kembali menjadi sorotan tajam setelah terperosok di bawah level psikologis $1,60. Di tengah gejolak pasar yang tak menentu ini, firma analitik on-chain terkemuka, Glassnode, mengeluarkan peringatan serius. Mereka menyoroti kemiripan mencolok antara struktur pasar XRP saat ini dengan kondisi yang terjadi pada April 2022, sebuah periode yang menandai awal transisi menuju pasar bearish yang berkepanjangan.
Dalam analisis terbarunya yang dibagikan di platform X, Glassnode secara rinci menjelaskan posisi harga XRP terhadap indikator Realized Price. Indikator ini merupakan metrik krusial yang merepresentasikan harga rata-rata perolehan seluruh koin di jaringan, berfungsi sebagai barometer untuk mengukur apakah mayoritas investor berada dalam kondisi untung atau rugi. Secara sederhana, jika harga pasar aset berada di atas Realized Price, mayoritas investor masih mencatat keuntungan yang belum terealisasi. Sebaliknya, jika harga merosot di bawah indikator ini, sebagian besar pasokan justru berada dalam posisi merugi.

Harga XRP Terjepit di Dekat Realized Price
Berdasarkan data Glassnode, meskipun harga XRP masih bertahan di atas Realized Price sejak awal tahun 2024, Glassnode menggarisbawahi bahwa jurang pemisah antara harga pasar dan indikator kunci ini terus menyempit secara signifikan. Realized Price XRP saat ini berada di kisaran $1,48, dan harga spot semakin mendekatinya dalam beberapa hari terakhir, memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar.
Sumber lain, seperti News BTC, sebelumnya melaporkan bahwa pada akhir tahun 2024, XRP sempat mencatat jarak keuntungan terbesar terhadap Realized Price, didorong oleh reli bullish yang cepat. Namun, sepanjang tiga kuartal pertama tahun 2025, tingkat profitabilitas investor secara bertahap menurun. Hal ini disebabkan oleh perpindahan token di harga yang lebih tinggi, yang secara otomatis mendorong kenaikan Realized Price. Memasuki kuartal terakhir 2025, indikator tersebut cenderung stagnan. Ironisnya, perubahan sentimen pasar justru membuat harga XRP bergerak turun mendekati garis Realized Price, mengikis keuntungan rata-rata investor. Tren ini semakin dalam setelah aksi jual besar-besaran yang melanda pasar kripto dalam sepekan terakhir.
Pola April 2022: Sebuah Dejavu yang Mengkhawatirkan?
Glassnode menilai kondisi pasar XRP saat ini sangat menyerupai struktur pasar pada April 2022. Pada periode tersebut, XRP juga mengalami penurunan drastis dan mendekati Realized Price di tengah transisi menuju pasar bearish. Saat itu, upaya harga untuk bertahan di level tersebut gagal total, dan XRP melanjutkan penurunan tajam hingga akhirnya mencapai titik terendah siklus.
Dengan harga XRP saat ini yang sangat dekat dengan Realized Price, para analis mewanti-wanti apakah sejarah akan terulang. Pasar kini menanti dengan cemas apakah XRP akan kembali menguji level krusial tersebut dan bagaimana reaksi selanjutnya. Jika skenario serupa terulang, tekanan jual lanjutan berpotensi terjadi, mendorong harga lebih dalam ke zona merah. Namun, konfirmasi arah selanjutnya masih sangat bergantung pada respons pasar terhadap level kunci ini.
Level Teknis Menjadi Perhatian Pelaku Pasar
Apabila tekanan bearish berlanjut, sejumlah level teknikal yang diidentifikasi oleh analis terkemuka Ali Martinez dapat menjadi area perhatian utama. Berdasarkan analisis pola parallel channel, XRP disebut telah menembus batas bawah kanal tersebut, sebuah sinyal yang mengindikasikan potensi pelemahan lebih lanjut.
Martinez mencatat bahwa resistance terdekat berada di level $1,86, sementara area support kuat berada di kisaran $1,38 dan $1,02. Level-level ini berpotensi menjadi titik reaksi harga yang signifikan jika volatilitas pasar meningkat.
XRP di Persimpangan Jalan: Menanti Arah Selanjutnya
Pada saat penulisan artikel ini, Selasa, 3 Februari 2026, XRP diperdagangkan di sekitar $1,60, mencatat penurunan hampir 15% dalam tujuh hari terakhir. Pergerakan harga yang melemah ini menempatkan XRP pada fase krusial, di mana interaksi dengan Realized Price dapat menentukan apakah tekanan bearish akan berlanjut atau justru mereda, membuka peluang rebound.
Tim Research Tokocrypto bahkan menyatakan bahwa level $1.48 adalah "line in the sand" atau garis batas terakhir. Jika level ini ditembus, validasi downtrend jangka panjang akan terkonfirmasi. Oleh karena itu, para trader disarankan untuk menunggu reaksi harga di level ini sebelum mengambil posisi investasi atau trading.
Pelaku pasar kini mencermati dengan ketat data on-chain dan respons harga terhadap level-level teknis utama untuk membaca arah pergerakan XRP selanjutnya.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Editor: BobonSyah

