Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Uniswap Mau Cuan Gila-Gilaan? Harga UNI Langsung Meledak!
    Crypto

    Uniswap Mau Cuan Gila-Gilaan? Harga UNI Langsung Meledak!

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini27-02-2026 - 05.45Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    Editor: BobonSyah

    KabarTifa- Token Uniswap (UNI) menunjukkan performa impresif dengan lonjakan harga sekitar 15% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini secara signifikan melampaui pergerakan harga Bitcoin yang hanya sekitar 4-5% dan Ethereum yang mencapai 8% pada periode yang sama. Reli UNI dipicu oleh respons positif pasar terhadap voting governance Uniswap yang berambisi memperluas mekanisme pengambilan biaya protokol, atau yang dikenal sebagai ‘fee switch’, ke berbagai jaringan layer-2.

    Uniswap Mau Cuan Gila-Gilaan? Harga UNI Langsung Meledak!
    Gambar Istimewa : lookaside.fbsbx.com

    Inisiatif governance krusial ini, yang dibagi menjadi dua sesi voting on-chain akibat batasan transaksi, berpusat pada aktivasi biaya protokol lintas jaringan. Jika proposal ini mendapatkan persetujuan, mekanisme ‘fee switch’ akan diperluas ke delapan rantai blok tambahan. Perubahan fundamental lainnya adalah implementasi sistem biaya v3 berbasis tingkatan (tier) sebagai standar default untuk seluruh kumpulan likuiditas, menggantikan skema sebelumnya yang mengharuskan aktivasi biaya secara individual untuk setiap pool.

    Lebih lanjut, proposal tersebut juga memperkenalkan inovasi bernama v3OpenFeeAdapter. Fitur ini dirancang untuk memungkinkan penerapan biaya protokol secara seragam berdasarkan tingkatan biaya pool, menghilangkan kebutuhan akan intervensi governance manual untuk mengaktifkan setiap pool satu per satu. Laporan dari Coindesk menggarisbawahi bahwa skema baru ini akan mengotomatisasi proses pengambilan biaya protokol untuk pool v3 yang baru, sehingga memperluas cakupan pengumpulan biaya hingga mencakup pasangan perdagangan ‘long-tail’ yang selama ini sulit dioptimalkan secara manual.

    Proyeksi awal menunjukkan bahwa perubahan ini berpotensi mendatangkan pendapatan tahunan tambahan sekitar US$27 juta bagi protokol. Angka ini akan melengkapi sekitar US$34 juta yang saat ini sudah dihasilkan dan secara aktif digunakan untuk program pembakaran token UNI. Sejak fase awal aktivasi ‘fee switch’ pada akhir tahun lalu, Uniswap dilaporkan telah membakar lebih dari US$5,5 juta token UNI, mengindikasikan laju tahunan sekitar US$34 juta pada level aktivitas saat ini.

    Tim Riset Tokocrypto menyoroti bahwa transisi Uniswap menjadi protokol lintas-rantai yang mampu menghasilkan pendapatan nyata merupakan validasi besar bagi model bisnis keuangan terdesentralisasi (DeFi). "Dengan proyeksi pendapatan tambahan yang signifikan, UNI bukan lagi sekadar token tata kelola tanpa fungsi substansial, melainkan aset yang memiliki mekanisme ‘burn’ yang kuat, didorong oleh volume transaksi nyata di berbagai rantai blok," demikian penjelasan dari tim riset tersebut.

    Kendati potensi peningkatan pendapatan protokol sangat menjanjikan, ada beberapa risiko dan perhatian pasar yang perlu dicermati. Dampak jangka panjang dari perubahan ini akan sangat bergantung pada apakah peningkatan porsi biaya yang ‘ditangkap’ oleh protokol akan memengaruhi daya saing Uniswap dalam menarik likuiditas, terutama di lingkungan layer-2. Di ekosistem ini, para trader dan market maker dikenal sangat sensitif terhadap biaya dan memiliki kecenderungan untuk berpindah ke platform lain jika menemukan opsi yang lebih efisien.

    Setelah bertahun-tahun fokus mendorong volume transaksi tanpa arus pendapatan yang jelas bagi para pemegang token, Uniswap kini mulai memperlihatkan kapabilitasnya dalam menahan pendapatan. Pada kuartal pertama tahun 2026, Uniswap mencatat laba kotor sekitar US$3,12 juta berdasarkan data dari DeFi Llama, sebuah peningkatan drastis dibandingkan periode sebelumnya yang disebut mendekati nol. Jika voting ini berhasil, langkah ini dipandang akan semakin memperkuat transisi Uniswap menjadi protokol lintas-rantai yang mandiri dan menghasilkan pendapatan, dengan proses pembakaran token UNI yang semakin erat kaitannya dengan aktivitas perdagangan agregat di luar jaringan Ethereum utama.


    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticleSOL Melonjak, Tapi Investor Besar Mundur? Waspada Jebakan!
    Next Article Baterai Monster Tanpa Bodi Tebal? Samsung Punya Jawabannya!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    24-04-2026 - 19.00
    Crypto

    Misteri Stabilitas Harga Pi Network: Aman atau Jebakan?

    24-04-2026 - 13.00
    Crypto

    SOL di Ambang Ledakan? $85 Jadi Kunci Masa Depan!

    23-04-2026 - 19.00
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.