KabarTifa- Jakarta, 25 Maret 2024 – Komoditas digital XRP kembali dihadapkan pada periode krusial. Harga aset kripto ini menunjukkan tekanan signifikan menjelang keputusan vital dari Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) terkait persetujuan ETF spot XRP, yang dijadwalkan pada 27 Maret mendatang. Dalam sesi perdagangan terakhir, XRP tercatat melemah sekitar 3,52%, bergerak di kisaran 1,40 dolar AS, mencerminkan peningkatan kehati-hatian investor di tengah sentimen pasar kripto global yang cenderung lesu.
Kondisi ini tak lepas dari tren pelemahan pasar kripto global. Menurut laporan yang dihimpun KabarTifa-, kapitalisasi pasar kripto global secara keseluruhan telah menyusut sekitar 2% menjadi 2,36 triliun dolar AS. Tekanan jual masif dan likuidasi di berbagai aset utama menjadi pemicu utama sentimen negatif yang menyelimuti pasar.

Keputusan SEC Penentu Arah
Tanggal 27 Maret bukan sekadar hari biasa bagi komunitas XRP; ini adalah penentu arah. SEC akan mengumumkan keputusan final atas serangkaian aplikasi ETF spot XRP, sebuah langkah yang diyakini dapat mengubah lanskap pasar secara drastis. Sejumlah raksasa manajemen aset, termasuk Grayscale, 21Shares, Bitwise, WisdomTree, dan Franklin Templeton, menanti lampu hijau ini. Grayscale, misalnya, telah menyiapkan rencana ambisius untuk mengubah produk trust XRP senilai 2,1 miliar dolar AS miliknya menjadi ETF spot. Apabila persetujuan diberikan, diperkirakan dana institusional hingga 8 miliar dolar AS berpotensi mengalir masuk, sebagian besar berasal dari dana pensiun dan investasi jangka panjang.
Partisipasi Ritel Terus Meningkat
Menariknya, di balik gejolak harga dan ketidakpastian regulasi, minat investor ritel terhadap XRP justru menunjukkan tren positif. Data on-chain mengungkapkan pertumbuhan signifikan pada jumlah dompet (wallet) XRP. Dompet dengan kepemilikan di bawah 100 XRP telah mencapai rekor baru, menembus angka 5,66 juta. Tak hanya itu, sekitar 2,01 juta dompet tercatat memiliki antara 100 hingga 100.000 XRP, sementara lebih dari 32.000 dompet besar memegang saldo di atas 100.000 XRP. Fenomena ini mengindikasikan peningkatan partisipasi dan kepercayaan investor ritel secara global terhadap potensi jangka panjang XRP.
Tekanan Harga Masih Terlihat dari Analisis Teknikal
Dari perspektif analisis teknikal, XRP masih bergulat di bawah tekanan. Aset ini gagal mempertahankan level resistensi krusial di 1,45 dolar AS dan kini diperdagangkan di bawah area support 1,40 dolar AS, mengindikasikan dominasi penjual dalam jangka pendek. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) turut memperkuat sinyal bearish, dengan garis sinyal yang bergerak di bawah garis utama, menegaskan tren penurunan yang sedang berlangsung.
Dalam waktu dekat, level support di 1,38 dolar AS menjadi titik krusial. Penembusan di bawah level ini dapat memicu penurunan lebih lanjut menuju 1,35 dolar AS. Sebaliknya, untuk membalikkan sentimen negatif, XRP harus berhasil menembus kembali 1,45 dolar AS. Jika momentum positif berlanjut dan mampu bertahan di atas 1,50 dolar AS, target kenaikan berikutnya dapat mengarah ke 1,55 dolar AS.
Pandangan Tim Riset Tokocrypto
Tim Riset Tokocrypto menyoroti bahwa keputusan SEC mengenai ETF XRP akan menjadi katalis utama yang membentuk arah pasar dalam rentang jangka pendek hingga menengah. Mereka mengamati bahwa pasar saat ini berada dalam fase "wait and see," di mana para pelaku pasar cenderung menahan diri, menunggu kejelasan regulasi. Secara fundamental, pertumbuhan jumlah dompet XRP menunjukkan bahwa minat terhadap aset ini tetap kuat, terutama dari kalangan investor ritel. Namun, untuk jangka pendek, pergerakan harga XRP masih akan sangat dipengaruhi oleh sentimen makroekonomi global dan dinamika likuiditas pasar.
Oleh karena itu, para pelaku pasar disarankan untuk terus memantau level support dan resistensi kunci, serta perkembangan regulasi yang akan menjadi penentu utama arah pergerakan XRP ke depan.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Editor: BobonSyah


