Editor: BobonSyah
KabarTifa- Pasar kripto kembali diselimuti aura ketidakpastian di pekan terakhir Maret 2026. Sentimen "fear" yang meningkat mendorong banyak trader altcoin untuk membuka posisi short secara agresif. Namun, di tengah tekanan jual yang masif, sejumlah altcoin justru menunjukkan sinyal berlawanan yang berpotensi memicu gelombang likuidasi besar-besaran pada posisi short, dengan nilai total diperkirakan mencapai lebih dari Rp11,5 triliun. Solana (SOL), Hyperliquid (HYPE), dan Bittensor (TAO) menjadi sorotan utama, masing-masing dengan katalis kuat di tengah kondisi pasar yang masih sangat fluktuatif.

Solana (SOL): Potensi Rebound Menggila Ancam Short Seller
Data dari peta likuidasi menunjukkan adanya ketidakseimbangan mencolok antara posisi long dan short pada Solana. Jika harga SOL berhasil melesat kembali ke level $96, potensi likuidasi posisi short diperkirakan dapat mencapai angka fantastis, hingga $680 juta (sekitar Rp10,2 triliun dengan kurs Rp15.000/$).
Beberapa faktor kunci mendukung skenario rebound ini. Pertama, terjadi perubahan signifikan pada arus pertukaran sejak 17 Maret, dengan outflow harian mencapai 700.000 SOL. Ini mengindikasikan adanya akumulasi masif oleh investor yang memanfaatkan harga rendah. Kedua, volume perdagangan di Decentralized Exchange (DEX) Solana melonjak 103% dalam sepekan terakhir hingga mencapai $138,4 miliar, menjadi level tertinggi dalam satu tahun. Peningkatan aktivitas ini jelas menunjukkan permintaan yang kembali menguat secara substansial.
Hyperliquid (HYPE): Diuntungkan Kondisi Global dan Inovasi Pasar
Hyperliquid juga menampilkan pola yang serupa, di mana potensi likuidasi posisi short jauh lebih dominan. Apabila harga HYPE berhasil menembus ambang $42, likuidasi yang mungkin terjadi diperkirakan dapat melampaui $60 juta (sekitar Rp900 miliar).
Salah satu pendorong utamanya adalah pertumbuhan pesat pasar HIP-3, sebuah platform inovatif yang memungkinkan perdagangan aset non-kripto seperti minyak, logam, dan indeks saham secara 24/7. Dalam tujuh hari terakhir, volume perdagangan HIP-3 telah mencapai sekitar $14,39 miliar, dengan open interest sebesar $1,73 miliar. Selain itu, ketegangan geopolitik global yang meningkat turut mendorong minat terhadap instrumen alternatif seperti yang ditawarkan oleh Hyperliquid.
Bittensor (TAO): Dorongan Komunitas dan Pengakuan Institusi
Bittensor (TAO) tidak ketinggalan mencatat peningkatan minat yang signifikan dari para investor. Data menunjukkan bahwa diskusi komunitas terkait TAO melonjak 112% dalam 30 hari terakhir, dengan total penyebutan mencapai 3,86 juta dalam 24 jam saja.
Peningkatan ini dipicu oleh beberapa faktor, termasuk penyebutan Bittensor oleh CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam sebuah podcast, serta langkah Grayscale yang membuka produk investasi berbasis TAO. Selain itu, pertumbuhan subnet dalam ekosistem Bittensor juga menunjukkan peningkatan dari sisi pendapatan dan aktivitas komunitas. Jika harga TAO menembus $307, potensi likuidasi short diperkirakan mencapai $27 juta (sekitar Rp405 miliar).
Analisis Ahli: Dinamika Kompleks dan Peluang Short Squeeze
Tim Riset Tokocrypto menilai bahwa kondisi pasar saat ini mencerminkan dinamika yang kompleks. Sentimen makro yang negatif justru berhadapan dengan katalis spesifik yang kuat pada beberapa altcoin ini.
Menurut mereka, peningkatan posisi short di tengah pasar yang diliputi ketakutan membuka peluang besar terjadinya short squeeze, terutama jika didukung oleh faktor fundamental seperti peningkatan aktivitas jaringan dan akumulasi investor.
Namun demikian, Tim Riset Tokocrypto mengingatkan bahwa volatilitas pasar tetap sangat tinggi, diperparah oleh faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi dan geopolitik global. Tanpa manajemen risiko yang cermat, baik posisi short maupun long sama-sama berpotensi menghadapi tekanan kerugian. Mereka juga menekankan pentingnya untuk selalu memperhatikan level kunci serta momentum pasar, mengingat pergerakan harga dalam kondisi seperti ini cenderung sangat cepat dan tidak selalu linear.
Menanti Arah Pasar Selanjutnya
Dengan kombinasi antara tekanan pasar global dan katalis positif yang kuat pada aset-aset tertentu, pergerakan altcoin dalam waktu dekat diperkirakan akan sangat fluktuatif dan penuh kejutan. Pelaku pasar kini menanti dengan cermat apakah potensi short squeeze ini benar-benar akan terwujud dan membalikkan tren, atau justru tekanan makroekonomi akan kembali mendominasi dan menahan kenaikan harga.
Baca juga: Waspada! 3 Altcoin Ini Bisa Picu Likuidasi Rp50 Triliun Lebih Minggu Ini
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi dan bukan ajakan untuk menjual atau membeli aset kripto.


