KabarTifa- Setelah enam bulan beruntun terperosok dalam tren penurunan, Chainlink (LINK) akhirnya memancarkan secercah harapan dengan kemunculan candle hijau bulanan. Meskipun masih berjuang di bawah ambang psikologis US$10, pergerakan harga LINK yang cenderung mendatar sepanjang Maret diinterpretasikan oleh banyak investor sebagai fase akumulasi yang krusial. Sejumlah data on-chain terbaru kini mengisyaratkan sentimen positif yang kuat, berpotensi memicu pemulihan harga LINK yang signifikan pada April mendatang.
Akumulasi "Whale" Meningkat Drastis

Laporan dari BeInCrypto menyoroti lonjakan aktivitas pembelian oleh investor kakap, atau yang dikenal sebagai "whale." Data dari Arkham Intelligence mengungkap beberapa transaksi besar dalam sepekan terakhir, termasuk akuisisi 217.000 LINK senilai sekitar US$2 juta melalui transaksi over-the-counter (OTC), serta pembelian 83.000 LINK senilai US$800.000 di platform Binance. Tak hanya itu, sebuah alamat dompet besar juga tercatat mengakuisisi 384.000 LINK, setara US$3,49 juta, dari B2C2 Group dan Galaxy Digital.
Peningkatan masif ini diperkuat oleh data Santiment yang menunjukkan jumlah dompet yang memegang minimal 1.000 LINK telah melonjak menjadi 25.420, mencapai level tertinggi sejak Desember 2025. Tren ini secara jelas mengindikasikan bahwa investor menengah hingga besar sedang gencar menambah kepemilikan, bukan justru melakukan aksi jual.
Arus Dana Institusional Terus Mengalir Deras
Minat institusi terhadap Chainlink juga tercermin dari produk keuangan tradisional. Pada Maret 2026, total aset bersih (Net Asset Value/NAV) ETF spot LINK di Amerika Serikat menembus rekor baru sebesar US$93,74 juta. Data menunjukkan adanya arus masuk dana (inflow) yang konsisten setiap minggu, tanpa adanya arus keluar yang signifikan. Ini menandakan permintaan institusional yang kuat dan berkelanjutan terhadap eksposur LINK.
Tim Riset Tokocrypto berpendapat bahwa struktur on-chain LINK saat ini jauh lebih solid daripada yang terlihat dari pergerakan harga yang masih lesu. "Ketika whale agresif membeli, jumlah dompet besar bertambah, ETF terus menyerap, dan cadangan di bursa menurun secara bersamaan, pasar sebenarnya sedang membangun tekanan beli tersembunyi yang biasanya menjadi fondasi pemulihan yang lebih serius," jelas tim riset tersebut.
Pasokan di Bursa Menyusut, Tekanan Jual Mereda
Di sisi lain, data dari CryptoQuant mengungkapkan bahwa cadangan LINK di bursa terus menyusut, kini berada di angka 127,3 juta token. Penurunan suplai di bursa secara umum diartikan sebagai berkurangnya tekanan jual. Jika kondisi ini dikombinasikan dengan akumulasi masif oleh investor besar, maka dapat tercipta tekanan beli yang kuat, berpotensi mendorong harga LINK naik.
Level Support Kritis Jadi Penentu Arah
Dari perspektif analisis teknikal, LINK saat ini bertumpu pada zona support krusial yang telah bertahan kokoh sejak tahun 2019. Para analis menilai bahwa jika level support historis ini mampu dipertahankan, maka struktur harga berpotensi berbalik arah menjadi bullish. Zona support jangka panjang seringkali menjadi titik awal bagi pemulihan harga yang signifikan.
Risiko Tetap Mengintai di Balik Optimisme
Meskipun berbagai indikator menunjukkan sinyal positif, pasar kripto secara keseluruhan masih dibayangi oleh ketidakpastian makroekonomi global. Laporan terbaru mengindikasikan bahwa volume perdagangan altcoin telah anjlok hingga 85%, seiring dengan pergeseran minat investor yang lebih condong ke Bitcoin. Kondisi ini berpotensi membatasi potensi kenaikan harga LINK, meskipun skenario pemulihan terjadi pada April.
Investasi dan trading kripto yang aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan unduh aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Editor: BobonSyah


