Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto -
    Crypto

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini31-03-2026 - 19.00Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    cf638f18cd4148d6a67df62815ed3856
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    XRP Terancam Longsor! Investor Wajib Tahu Ini!

    KabarTifa- Harga XRP memasuki bulan April 2026 dalam kondisi yang sangat bergejolak, melanjutkan tren penurunan yang telah berlangsung selama enam bulan berturut-turut sejak akhir tahun 2025. Hingga penutupan Maret, aset kripto ini mencatat koreksi sekitar 1,94%, memperpanjang fase negatif tanpa ada indikasi pemulihan yang jelas yang dapat melegakan para investor.

    cf638f18cd4148d6a67df62815ed3856
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    Sinyal Death Cross Menguatkan Tekanan Teknis

    Tekanan teknikal terhadap XRP semakin menguat. Sejak pertengahan Juli 2025, aset ini terjebak dalam pola descending channel. Yang lebih mengkhawatirkan, sinyal "death cross" telah terdeteksi pada grafik 3 harian, di mana Exponential Moving Average (EMA) 50 memotong di bawah EMA 200, sebuah indikator klasik yang menandakan potensi tren bearish yang dalam. Riwayat menunjukkan, pola crossover semacam ini kerap memicu koreksi harga yang substansial, bahkan mencapai lebih dari 50% di masa lalu. Dengan koreksi yang baru mencapai 19% sejauh ini, ruang untuk penurunan lebih lanjut masih terbuka lebar jika momentum negatif berlanjut.

    Investor Jangka Menengah Mulai Melepas Aset

    Analisis data on-chain juga menyoroti adanya pergeseran sentimen di kalangan investor. Kelompok holder jangka menengah, yang memegang aset selama 6 hingga 12 bulan dan sebelumnya aktif mengakumulasi, kini terpantau mulai melepas kepemilikan mereka. Data yang dihimpun oleh BeInCrypto menunjukkan, porsi kepemilikan mereka menyusut dari 23,54% menjadi sekitar 22,98% sejak akhir Maret. Fenomena ini mengindikasikan memudarnya kepercayaan dari basis investor yang sebelumnya menjadi pilar penyangga harga XRP. Jika pola ini terus berlanjut, dukungan fundamental harga XRP berpotensi menipis, terutama saat mendekati level support krusial.

    Risiko Likuidasi Meningkat di Pasar Derivatif

    Sementara itu, sektor derivatif memancarkan sinyal risiko tambahan yang patut diwaspadai. Open interest, yang sempat merosot sekitar 23% pada pertengahan Maret, kini kembali merangkak naik seiring dengan masuknya sejumlah besar posisi long baru. Bersamaan dengan itu, funding rate juga menunjukkan peningkatan, mengindikasikan dominasi posisi long di pasar. Situasi ini sangat rentan; penurunan harga yang tiba-tiba berpotensi memicu likuidasi massal posisi long, yang pada gilirannya dapat mempercepat laju koreksi harga.

    Tim Riset Tokocrypto secara tegas menyatakan bahwa fokus on-chain jelas bearish: "Basis holder yang tadinya menjadi bantalan mulai melakukan trimming, sedangkan posisi long baru masuk di lingkungan funding yang makin panas." Mereka menambahkan, "Kalau support area US$1,27–US$1,28 jebol, struktur ini rawan berubah dari koreksi biasa jadi flush leverage yang lebih agresif."

    Level Kunci Penentu Arah XRP di April

    Level krusial yang harus diperhatikan investor berada di sekitar US$1,29, yang berfungsi sebagai garis pemisah antara stabilitas dan potensi terjun bebas. Apabila harga gagal bertahan di atas area ini, support berikutnya yang menjadi target adalah US$1,20, dan bahkan bisa merosot hingga US$0,96. Di sisi lain, untuk membalikkan momentum bearish ini, XRP harus berhasil menembus dan bertahan di atas level US$1,45, diikuti oleh US$1,50 hingga US$1,60 sebagai konfirmasi awal perubahan tren menjadi bullish.

    Meskipun secara historis bulan April seringkali menjadi periode yang positif bagi XRP, namun kombinasi tekanan teknikal yang kuat, pelemahan dukungan dari holder, serta ancaman risiko likuidasi posisi leverage saat ini menempatkan pasar dalam fase yang sangat rentan. Pergerakan harga di awal April akan menjadi barometer utama yang menentukan apakah XRP mampu menstabilkan diri atau justru terperosok lebih dalam ke jurang penurunan.

    Editor: BobonSyah

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleApril 2026: HP Snapdragon 8 Gen 3 Ini Bikin Ngiler!
    Next Article SOL di Ujung Tanduk: Bertahan di $80 atau Terjun ke $73?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    SOL di Ujung Tanduk: Bertahan di $80 atau Terjun ke $73?

    31-03-2026 - 19.15
    Crypto

    DeFi Tanpa Ribet! Aave Guncang OKX X Layer, Akses Instan Kini Nyata

    31-03-2026 - 13.30
    Crypto

    Lido DAO Gemparkan Pasar! $20 Juta Disiapkan Angkat LDO!

    31-03-2026 - 13.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.