Jakarta, KabarTifa- Harga aset kripto Solana (SOL) masih terhuyung-huyung mencari pijakan setelah serangkaian penurunan yang terjadi belakangan ini. Hingga Jumat (20/12/2025) pukul 21.00 UTC, SOL terpantau terjebak di bawah ambang resistensi krusial US$130 dan diperdagangkan di kisaran US$126. Kondisi ini menggarisbawahi bahwa momentum pemulihan SOL kini sepenuhnya bertumpu pada kesetiaan pemegang lama, bukan pada gelombang masuknya investor baru.
Berdasarkan data on-chain, sebuah sinyal awal stabilisasi mulai terlihat dari indikator Chaikin Money Flow (CMF). CMF mengalami lonjakan yang cukup tajam dalam beberapa hari terakhir, meskipun posisinya masih berada di bawah garis nol. Kenaikan ini mengindikasikan adanya pelonggaran tekanan jual dan perlambatan arus keluar modal dari jaringan Solana.

Seperti dilaporkan BeInCrypto, meredanya arus keluar modal menjadi faktor vital bagi prospek pemulihan Solana. Secara historis, penurunan tekanan jual seringkali menjadi pendahulu fase transisi menuju arus masuk modal. Apabila tekanan beli mulai mendominasi, harga SOL berpotensi merespons dengan cepat. Perbaikan berkelanjutan pada CMF dapat menjadi sinyal kembalinya kepercayaan dari para pemegang SOL saat ini.
Namun demikian, indikator makro justru menyajikan gambaran yang lebih mengkhawatirkan. Jumlah alamat baru di jaringan Solana tercatat mengalami penurunan signifikan. Dalam kurun waktu sepuluh hari terakhir, jumlah alamat baru menyusut sekitar 11,3%, dari 6,077 juta menjadi 5,390 juta.
Penurunan partisipasi jaringan tersebut mencerminkan meredupnya minat spekulatif dari investor baru. Minimnya insentif jangka pendek membuat calon investor cenderung menahan diri. Situasi ini menegaskan kembali peran krusial pemegang lama dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong potensi pemulihan.
Secara analisis teknikal, SOL masih terjebak dalam fase konsolidasi. Level US$130 menjadi ambang batas terdekat yang wajib direbut kembali untuk mengubah momentum jangka pendek menjadi lebih positif. Jika pemegang lama terus melakukan akumulasi dan arus masuk mulai terbentuk, tekanan beli berpotensi mendorong harga untuk menembus ambang tersebut.
Kendati demikian, ancaman penurunan harga tetap membayangi. Apabila sentimen pasar memburuk dan tekanan jual kembali meningkat, harga Solana berisiko anjlok menuju level support US$123. Jika level ini tidak mampu dipertahankan, SOL dapat melanjutkan pelemahan menuju area US$118. Penurunan di bawah level tersebut akan membatalkan prospek pemulihan dan memperparah tekanan bearish dalam jangka pendek.
Editor: BobonSyah
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

