KabarTifa- Di tengah guncangan pasar kripto akibat penurunan harga yang tajam, seorang investor berpengalaman yang hanya dikenal sebagai Artikal, melihat situasi ini bukan sebagai akhir dari segalanya. Ia menyebutnya sebagai "bear-trap" atau jebakan penurunan, yang dirancang untuk menakut-nakuti investor ritel sementara para pemain besar justru diam-diam mengumpulkan aset.
Dalam serangkaian cuitan di platform X, Artikal menjelaskan bahwa pola ini bukanlah hal baru. "Saya sudah melewati tiga siklus kripto penuh. Pola ini selalu terulang. Ritel panik, smart money beli diam-diam. Setelah itu, pasar meledak ke atas," tulisnya.

Artikal menyebut ini sebagai fase klasik menuju "altseason". Struktur siklus pasar, menurutnya, tetap konsisten: Bitcoin memimpin kenaikan, diikuti Ethereum, dan kemudian altcoin mulai meroket. Meskipun konflik geopolitik, seperti krisis Israel-Iran, sempat memperlambat pergerakan, Artikal menegaskan hal itu tidak mengubah struktur siklus secara keseluruhan. "Setiap siklus, orang bilang kali ini berbeda, tapi faktanya pola pergerakan pasar tetap sama. Altcoin belum bergerak bukan karena sudah selesai, tapi karena Bitcoin belum mencapai puncaknya," ujarnya.
Artikal mengamati beberapa indikator yang mendukung argumennya, termasuk volume perdagangan dan sentimen pasar. Ia menekankan bahwa rotasi modal sudah mulai terjadi, dengan dana institusional bergeser dari Bitcoin dan Ethereum ke aset dengan potensi lebih tinggi seperti Solana, TON, dan Arbitrum, serta sejumlah altcoin berkapitalisasi menengah dan kecil.
"Ini fase akumulasi, bukan waktu untuk keluar karena takut. Semuanya terlihat hampir identik dengan awal 2020: sepi, tenang dan penuh peluang," tegasnya. Berdasarkan data historis, Artikal memperkirakan Bitcoin akan mencapai puncaknya antara akhir Juli hingga Agustus, empat hingga lima bulan setelah mencetak rekor tertinggi pada Maret lalu. "Altcoin biasanya mulai outperform sebelum Bitcoin mencapai puncak, dan itu sudah mulai sekarang diam-diam," paparnya.
Bagi investor pemula, fase ini mungkin terasa menakutkan. Namun, Artikal menyarankan agar justru di saat inilah fondasi keuntungan besar dibangun. "Menunggu konfirmasi biasanya berarti membeli di puncak. Sekarang saatnya membangun portofolionya secara disiplin dan tidak emosional," tutup Artikal.
Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Sebelum berinvestasi dalam mata uang kripto, lakukan riset menyeluruh karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
