Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Anjlok, Tapi Ini Rahasianya!
    Crypto

    Bitcoin Anjlok, Tapi Ini Rahasianya!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini06-06-2025 - 19.15Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Anjlok, Tapi Ini Rahasianya!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Harga Bitcoin (BTC) terkoreksi tipis, turun 3,1% dalam 24 jam terakhir dan berada di angka US$ 101.651. Meskipun penurunan ini terbilang moderat, pasar kripto nampaknya tengah memasuki fase jeda, menimbulkan pertanyaan besar: apakah tren bullish ini mulai melemah, atau hanya sedang mengatur napas sebelum melesat lagi? Analisis terbaru dari pakar kripto mengungkap fakta mengejutkan di balik pergerakan harga ini.

    Salah satu analis terkemuka di platform X, "Crypto Dan" – kontributor dari CryptoQuant – mengungkapkan bahwa siklus Bitcoin kali ini (2024-2025) berbeda dari bull run sebelumnya di tahun 2017 dan 2021. Siklus 2017 ditandai koreksi singkat yang langsung disusul reli panjang hingga akhir tahun. Sementara siklus 2021, yang dipengaruhi pandemi, diawali koreksi lebih dalam namun tetap diikuti lonjakan signifikan.

    Bitcoin Anjlok, Tapi Ini Rahasianya!
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Namun, situasi saat ini jauh lebih kompleks. Reli tajam berganti dengan penurunan mendadak dalam rentang waktu yang lebih pendek. Crypto Dan menduga adanya "penekanan terstruktur" oleh pemain besar untuk memperpanjang siklus dan mencegah euforia dini. Jika dugaan ini benar, siklus ini mungkin akan berakhir bukan secara bertahap, melainkan dengan lonjakan ekstrem akibat pembelian panik massal.

    Analisis terpisah oleh Burak Kesmeci memperkuat hipotesis ini. Ia mencatat penurunan aktivitas investor ritel sejak BTC mencapai ATH (All-Time High). Volume transaksi kecil (di bawah US$ 10.000) menurun dari US$ 423 juta menjadi US$ 408 juta, sementara indeks perubahan permintaan ritel 30 hari kini berada di -0,11, turun dari +5 poin. Ini menunjukkan investor kecil masih sangat sensitif terhadap volatilitas jangka pendek dan cenderung menarik diri saat harga terkoreksi.

    Kesmeci memperingatkan bahwa siklus bullish tidak bisa hanya bergantung pada dukungan institusi. Tanpa partisipasi aktif dari pasar ritel, reli bisa kehilangan momentum lebih cepat dari perkiraan.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai saran investasi atau trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda. Editor: BobonSyah

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleIPO Circle Melesat, Tapi Kripto Ambruk! Ada Apa?
    Next Article Rahasia Tubuh Prima: Bergabunglah dengan Galaxy Active Club!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    17-02-2026 - 05.15
    Crypto

    17-02-2026 - 05.00
    Crypto

    Ethereum di Ambang Rebound Besar? Sinyal MVRV Mencengangkan!

    16-02-2026 - 19.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.