KabarTifa- Harga Bitcoin (BTC) masih bergerak datar, tanpa arah yang jelas. Itulah kesimpulan Daan Crypto Trades, trader kripto kenamaan, lewat akun X miliknya. Dalam postingan terbaru, ia mencatat harga BTC terjebak dalam rentang sempit, terus ditolak di level US$ 112.000 dan 4H 200MA/EMA.
Skenario utama yang diprediksi Daan adalah penurunan hingga menyentuh titik terendah bulanan. Hal ini berpotensi memicu kepanikan pasar dan penurunan di bawah US$ 100.000. Namun, ia melihatnya sebagai peluang akumulasi. "Saya memperkirakan area US$ 103.000 – US$ 105.000 akan memberikan support yang kuat. Zona ini yang saya incar untuk swing long," ungkap Daan. Jika harga berhasil rebound dari level tersebut dan menembus US$ 107.000 dan US$ 112.000, maka skenario bullish akan terbuka.

Saat ini, Daan mengaku lebih fokus pada scalping dan menunggu konfirmasi yang jelas sebelum membuka posisi besar. "Aksi harga dua minggu terakhir belum cukup menarik untuk open posisi besar," tambahnya.
Selain pergerakan harga BTC, Daan juga membahas dominasi Bitcoin (BTC.D). Ia menilai dominasi BTC telah mencapai puncak siklusnya, membuka peluang bagi altcoin untuk bersinar dalam beberapa bulan mendatang. Grafik yang dibagikan menunjukkan formasi teknikal yang mengindikasikan puncak lokal BTC.D. Penurunan dari titik tertinggi Juli memperkuat sinyal distribusi, membuat dominasinya turun dari hampir 60% ke bawah 58%. Meski begitu, ia memprediksi potensi rebound jangka pendek, baik karena reli BTC atau penguatan altcoin. "Kedua skenario ini bisa dimanfaatkan, baik untuk akumulasi altcoin maupun penguatan struktur pasar," jelas Daan.
Daan menekankan pentingnya Bitcoin memimpin dalam pergerakan pasar. Kenaikan BTC yang diikuti penguatan altcoin akan menciptakan pasar yang sehat. Namun, jika semua aset naik bersamaan, reli tersebut berpotensi cepat panas dan tak berkelanjutan. Ia memperkirakan BTC.D akan terus menurun sepanjang 2025, tetapi mengingatkan bahwa tidak semua altcoin akan ikut naik. Hanya altcoin kuat seperti Ethereum (ETH) yang diperkirakan akan menunjukkan performa menonjol. "Tetap berpegang pada altcoin yang kuat," sarannya.
Menariknya, Daan saat ini membagi portofolionya secara seimbang antara Bitcoin dan altcoin. "Dulu saya bisa saja 100% ke altcoin, tapi sekarang saya lebih memilih keseimbangan yang sehat sesuai toleransi risiko saya," tutupnya.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
