Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin di Ambang Kejatuhan? Ekonom Beri Peringatan Keras!
    Crypto

    Bitcoin di Ambang Kejatuhan? Ekonom Beri Peringatan Keras!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini01-08-2025 - 13.15Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin di Ambang Kejatuhan? Ekonom Beri Peringatan Keras!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Pasar kripto yang tengah ramai diperbincangkan, khususnya Bitcoin (BTC), mendapat sorotan tajam dari ekonom makro terkemuka, Henrik Zeberg. Ia memperingatkan bahwa Bitcoin saat ini menyerupai gelembung keuangan yang berpotensi meledak, mirip dengan mania teknologi di masa lalu.

    Zeberg, dalam unggahannya di platform X, menyamakan euforia pasar kripto dengan kegilaan spekulatif yang dipicu oleh inovasi revolusioner seperti mesin uap dan ledakan Dot-com. Ia menyoroti rasio kapitalisasi pasar terhadap PDB yang mencapai 213% atau 226% jika memasukkan pasar kripto, sebagai indikasi kuat bahwa pasar saat ini terlalu mahal.

     Bitcoin di Ambang Kejatuhan? Ekonom Beri Peringatan Keras!
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    "Seperti semua gelembung, teknologi baru menjadi pemicu spekulasi. Tapi kali ini, kebijakan uang mudah sejak 2008 memperparahnya," tegas Zeberg.

    Meskipun mengakui potensi teknologi blockchain dan aset digital, Zeberg menekankan bahwa lonjakan harga Bitcoin saat ini lebih didorong oleh euforia pasar yang tidak rasional daripada fundamental teknologi itu sendiri.

    Zeberg sebelumnya telah menyatakan bahwa Bitcoin mungkin telah mencapai puncaknya, dan secara teknikal terlihat rentan di level saat ini, yaitu di bawah US$120.000 setelah terkoreksi dari rekor tertingginya di atas US$123.000. Analisis grafik yang dibagikannya menunjukkan pola "broadening diagonal" yang mengindikasikan potensi penurunan tajam setelah mencapai puncak lokal. Indikator momentum seperti RSI juga menunjukkan pelemahan tren di grafik mingguan dan bulanan, yang mengisyaratkan pembentukan puncak multi-tahunan.

    "Reli mungkin masih punya ruang jangka pendek, tapi prospek jangka panjangnya terlihat suram," kata Zeberg. Ia juga memperkirakan bahwa pasar saham dan kripto akan mencetak harga tertinggi baru sebelum akhirnya mengalami kejatuhan dalam pola "blow-off top".

    Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi dalam mata uang kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang mungkin timbul.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleWhale Bitcoin Bangun dari Tidur Panjang, Jual Aset?
    Next Article Sinyal Altseason? Rapat FOMC Juli Bikin Kejutan!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Editor: BobonSyah

    16-03-2026 - 05.45
    Crypto

    Alarm Merah XRP: Trader Derivatif Ramai-Ramai Mundur!

    16-03-2026 - 05.30
    Crypto

    Ethereum di Ujung Tanduk? Data Futures Ungkap Ini!

    16-03-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.