Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin di Ujung Tanduk: US$65.000 Jadi Penentu Nasib!
    Crypto

    Bitcoin di Ujung Tanduk: US$65.000 Jadi Penentu Nasib!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini11-04-2025 - 13.15Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin di Ujung Tanduk: US$65.000 Jadi Penentu Nasib!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Bitcoin (BTC) kini tengah berjuang mempertahankan posisinya. Para trader dan analis sedang membidik angka krusial: US$65.000. Level harga ini, menurut pengamatan dari kabartifa.id, bakal menentukan arah pergerakan Bitcoin dalam beberapa pekan mendatang.

    Secara mingguan, harga Bitcoin masih relatif stabil. Namun, area US$65.000 menjadi titik fokus karena bertindak sebagai support utama. Angka ini beririsan dengan dua indikator teknikal penting: point of control (harga dengan volume perdagangan tertinggi) dan garis Fibonacci retracement 0,618. Keduanya dikenal sebagai penanda kuat prediksi pergerakan pasar.

    Bitcoin di Ujung Tanduk: US.000 Jadi Penentu Nasib!
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Jika Bitcoin berhasil bertahan di atas US$65.000, pola higher low (titik terendah yang lebih tinggi dari sebelumnya) akan terbentuk. Ini mengindikasikan berlanjutnya tren bullish, membuka peluang kenaikan harga lebih lanjut. Namun, analis mengingatkan agar tidak terburu-buru. Lebih bijak menunggu konfirmasi kekuatan support tersebut. Beberapa candle yang menutup di atas US$65.000 menjadi tanda kuat aktivitas pembelian yang mampu mempertahankan harga.

    Masuk pasar terlalu cepat tanpa konfirmasi berisiko tinggi. Trader bisa terjebak membeli saat harga justru turun, atau masuk di area yang ternyata bukan support kuat. Kesabaran adalah kunci dalam situasi ini.

    Lalu, apa yang terjadi jika harga Bitcoin menembus di bawah US$65.000? Struktur pasar bullish bisa runtuh, membuka peluang koreksi yang lebih dalam. Target selanjutnya kemungkinan adalah value area low, yang berpotensi membuat Bitcoin turun lebih jauh dan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama.

    US$65.000 bukan sekadar angka. Ini adalah titik penentu arah tren Bitcoin. Dengan menunggu konfirmasi dan menerapkan manajemen risiko yang baik, trader dapat menghindari keputusan impulsif dan meningkatkan peluang sukses jangka panjang.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau ajakan trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleXRP Naik Daun di Korea Selatan, Sinyal Kebangkitan di Tengah Pasar Kripto Lesu?
    Next Article Bitcoin Sentuh Titik Terendah? Ini Kata Ahli!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    11-02-2026 - 19.15
    Crypto

    11-02-2026 - 19.00
    Crypto

    11-02-2026 - 13.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.