Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Jeblok ke US$81.000! Apa Penyebabnya?
    Crypto

    Bitcoin Jeblok ke US$81.000! Apa Penyebabnya?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini10-03-2025 - 19.15Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Jeblok ke US$81.000! Apa Penyebabnya?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Gejolak ekonomi global kembali meningkat tajam menyusul rencana kebijakan tarif baru Donald Trump terhadap Meksiko dan Kanada. Dalam kampanye politiknya, Trump kembali menegaskan niat untuk menaikkan tarif impor, sebuah kebijakan proteksionis yang mengancam stabilitas ekonomi dunia. Ancaman kenaikan tarif signifikan dari dua negara mitra dagang utama AS ini memicu kekhawatiran akan gangguan rantai pasokan dan lonjakan harga barang. Reaksi pasar pun langsung terlihat, dengan Bitcoin, yang sebelumnya kokoh di atas US$85.000, kini tertekan dan diperdagangkan di bawah angka tersebut. Investor pun mulai mempertanyakan potensi penguatan Bitcoin di tengah ketidakpastian ini. Artikel ini akan mengulas dampak kebijakan tarif Trump terhadap pasar dan analisis teknikal Bitcoin terkini.

    Kebijakan tarif Trump yang semakin agresif dalam beberapa bulan terakhir, dengan ancaman kenaikan tarif impor terhadap beberapa negara termasuk Meksiko dan Kanada, untuk melindungi industri dalam negeri AS, langsung membuat pasar saham melemah. Investor mulai mengurangi aset berisiko, termasuk saham dan kripto, karena kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Bitcoin, sebagai aset spekulatif, turut terdampak, investor beralih ke aset yang lebih aman seperti emas dan obligasi pemerintah AS.

    Bitcoin Jeblok ke US.000! Apa Penyebabnya?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Di tengah tekanan ekonomi ini, industri kripto juga mencatat perkembangan penting dengan peresmian dana cadangan Bitcoin. Dana ini bertujuan menstabilkan pasar dan menarik investasi institusional. Namun, dalam jangka pendek, sentimen pasar yang dipengaruhi kebijakan makroekonomi masih lebih dominan daripada dampak positif inisiatif tersebut.

    Analisis Harga Bitcoin:

    Saat ini, Bitcoin masih berada di bawah US$85.000, menunjukkan tekanan jual yang berlanjut. Namun, tanda-tanda jenuh jual mulai terlihat. Salah satu indikatornya adalah bullish divergence pada RSI di grafik harian. Kondisi ini, di mana harga Bitcoin turun namun RSI naik, mengindikasikan pelemahan momentum penurunan. Jika berlanjut, Bitcoin berpotensi pulih dalam waktu dekat.

    Selain itu, volume perdagangan mulai menurun, menunjukkan penjual mulai kehabisan momentum. Jika situasi ini berlanjut, pembeli bisa kembali masuk dan mendorong harga naik. Batas bawah utama berada di US$75.000. Jika tertembus, Bitcoin berpotensi terkoreksi lebih dalam hingga US$70.000. Namun, jika bertahan di atas US$75.000, potensi kenaikan ke US$85.000 hingga US$90.000 masih terbuka.

    Dinamika makroekonomi tetap menjadi penentu utama. Jika kekhawatiran tarif mereda atau Federal Reserve melonggarkan kebijakan moneter, Bitcoin bisa menguat. Sebaliknya, jika ketidakpastian ekonomi berlanjut, Bitcoin mungkin akan berkonsolidasi sebelum menemukan momentum baru.

    Kesimpulan:

    Rencana tarif baru Trump telah memberikan tekanan tambahan pada pasar keuangan, termasuk Bitcoin. Kenaikan tarif berpotensi memperburuk hubungan dagang, meningkatkan inflasi, dan menghambat pertumbuhan ekonomi, membuat investor lebih berhati-hati. Bitcoin saat ini di bawah US$85.000, tetapi tanda-tanda jenuh jual mulai terlihat. Indikator teknikal menunjukkan pelemahan momentum bearish. Selama batas bawah US$75.000 bertahan, peluang pemulihan masih ada. Jika sentimen ekonomi membaik, Bitcoin berpotensi kembali menguat dan menembus US$85.000 hingga US$90.000.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBitcoin Anjlok! Investor Bingung, Apa yang Terjadi?
    Next Article Dogecoin Anjlok 60%! Musk Jadi Biang Keladinya?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    STRK20 Bawa Revolusi! Stablecoin Privat Kini Nyata di Starknet

    11-03-2026 - 19.30
    Crypto

    Pi Network Menggila: Harga Melejit 7% di Tengah Badai!

    11-03-2026 - 19.15
    Crypto

    Solana Siap Meledak? Pola Aneh Ini Ungkap Rahasia!

    11-03-2026 - 19.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.