KabarTifa.ID – 09 Agustus 2026 | Jakarta – Pasar aset kripto kembali bergejolak positif. Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Tembus US$65.000, Momentum Pemulihan Menguat menjadi tajuk utama pergerakan aset digital paling berharga ini. Kenaikan signifikan melampaui level psikologis US$65.000 menandakan kembalinya minat beli yang cukup kuat setelah periode konsolidasi. Penguatan ini juga didukung oleh volume perdagangan yang substansial, menunjukkan bahwa pergerakan harga kali ini bukan sekadar transaksi tipis.
Data terbaru menunjukkan Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$64.978,74, mencatat kenaikan sekitar 1,13% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar BTC kini menyentuh angka fantastis sekitar US$1,304 triliun, dengan volume perdagangan harian yang beredar di kisaran US$22,09 miliar. Selama periode 24 jam terakhir, pergerakan harga Bitcoin terpantau berada di antara US$64.113,27 hingga US$65.330,61.
Penembusan Level Psikologis US$65.000: Katalisator Pembelian
Salah satu faktor kunci yang mendorong kenaikan Bitcoin hari ini adalah keberhasilannya mendekati bahkan menembus level psikologis US$65.000. Angka ini merupakan area krusial yang sebelumnya berfungsi sebagai benteng pertahanan harga. Kemampuan Bitcoin untuk bergerak lebih tinggi dan bertahan di sekitar level ini berpotensi meningkatkan kepercayaan para trader jangka pendek. Kondisi ini dapat memicu gelombang pembelian lanjutan dari pelaku pasar yang sebelumnya menanti konfirmasi bahwa momentum bullish telah kembali terbentuk. Kenaikan harian sebesar 1,08% ini semakin memperkuat tren pemulihan Bitcoin dalam beberapa sesi terakhir. Dalam sepekan terakhir, BTC tercatat telah menguat sekitar 3,25%, sebuah sinyal positif bagi para investor.
Tekanan Jual Mereda, Permintaan Mulai Mendominasi
Kenaikan harga Bitcoin juga mengindikasikan bahwa tekanan jual yang sebelumnya menahan laju aset ini mulai berkurang. Setelah bergerak dalam rentang yang relatif terbatas, kini Bitcoin mendapatkan ruang untuk menguat karena permintaan pasar mulai mampu menyerap pasokan yang dilepas oleh para penjual. Hal ini terlihat jelas dari posisi harga yang kini berada jauh di atas titik terendah harian US$64.113. Bahkan, Bitcoin sempat menyentuh US$65.330,61, menunjukkan adanya dorongan beli yang cukup kuat ketika harga mengalami penurunan intraday. Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Tembus US$65.000, Momentum Pemulihan Menguat didukung oleh meredanya aksi jual.
Aktivitas Perdagangan Masih Memberikan Dukungan
Volume perdagangan Bitcoin yang mencapai sekitar US$22,09 miliar menegaskan bahwa pasar masih memiliki likuiditas yang memadai. Aktivitas transaksi sebesar ini sangat penting bagi keberlanjutan reli harga. Kenaikan yang didukung oleh volume perdagangan yang kuat biasanya memiliki fondasi yang lebih kokoh dibandingkan pergerakan yang terjadi saat aktivitas pasar sepi. Namun, perlu dicatat bahwa peningkatan volume perdagangan belum secara otomatis menjamin penguatan Bitcoin akan terus berlanjut. Investor tetap perlu memantau apakah aktivitas pembelian dapat dipertahankan ketika Bitcoin menghadapi level resistance yang lebih tinggi.
Pemulihan Bulanan Mulai Terlihat, Namun Hati-hati
Dalam perspektif yang lebih luas, Bitcoin telah mencatat kenaikan sekitar 5,02% dalam 30 hari terakhir dan 3,61% dalam 60 hari terakhir. Data ini menunjukkan adanya proses pemulihan yang sedang berjalan setelah tekanan besar yang terjadi dalam beberapa bulan sebelumnya. Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa harga Bitcoin saat ini masih berada sekitar 19,58% di bawah rekor tertingginya di US$126.198,07. Oleh karena itu, kenaikan yang terjadi saat ini lebih tepat dilihat sebagai bagian dari pemulihan harga daripada konfirmasi bahwa Bitcoin telah kembali memasuki fase bullish jangka panjang.
Prospek Harga Bitcoin Selanjutnya
Dalam jangka pendek, level US$65.000 kini menjadi area penting yang harus dipertahankan oleh Bitcoin. Jika aset ini mampu bertahan di atas level tersebut dan berhasil menembus resistance di sekitar US$65.300, peluang untuk melanjutkan kenaikan menuju area US$66.000 akan semakin terbuka. Sebaliknya, kegagalan dalam mempertahankan level US$65.000 dapat memicu aksi ambil untung (profit taking) dan berpotensi membawa harga kembali menguji area US$64.000–US$64.100. Untuk saat ini, momentum Bitcoin cenderung bullish, terlihat dari catatan kenaikan harian, posisi dekat dengan level tertinggi 24 jam, dan penguatan dalam beberapa periode terakhir. Pergerakan volume perdagangan serta kemampuan Bitcoin mempertahankan level US$65.000 akan menjadi penentu utama apakah kenaikan ini dapat berkembang menjadi reli yang lebih panjang. Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Tembus US$65.000, Momentum Pemulihan Menguat memberikan gambaran optimisme, namun kewaspadaan tetap diperlukan.
Perlu diingat, investasi dan trading aset kripto memiliki risiko tinggi. Seluruh keputusan investasi yang diambil harus didasarkan pada riset mandiri dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi aktivitas terkait aset kripto di Indonesia.
