Ethereum Tunjukkan Momentum Bullish, Harga Naik ke US$1.917
KabarTifa.ID – 09 Agustus 2026 | Jakarta – Pasar aset kripto kembali diramaikan dengan pergerakan positif, terutama pada Ethereum (ETH). Harga Ethereum Hari Ini Naik ke US$1.917, ETH Kembali Dapatkan Dorongan Pasar yang signifikan, menandakan kembalinya kepercayaan investor terhadap aset kripto terbesar kedua ini. Penguatan ETH ini terjadi seiring dengan membaiknya minat terhadap aset kripto berkapitalisasi besar, yang juga turut didukung oleh kenaikan harga Bitcoin.
Data terbaru menunjukkan bahwa harga Ethereum telah mencapai US$1.917,04, mencatatkan kenaikan sekitar 1,13% dalam periode 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar ETH kini menyentuh angka fantastis sekitar US$231,42 miliar, dengan volume perdagangan harian yang juga impresif sebesar US$8,79 miliar. Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir terpantau cukup dinamis, bergerak dari level terendah US$1.893,08 hingga mencapai puncaknya di US$1.937,17.
Pertahanan Level Psikologis US$1.900 Jadi Kunci
Salah satu faktor krusial di balik kenaikan harga Ethereum adalah kemampuannya untuk mempertahankan posisi di atas level psikologis US$1.900. Level ini telah lama menjadi penentu penting bagi pasar, berfungsi sebagai garis batas antara tekanan jual yang dominan dan momentum pemulihan yang kuat. Keberhasilan ETH bertahan di atas angka tersebut memberikan sinyal positif bagi para pembeli, meningkatkan kepercayaan mereka untuk kembali memasuki pasar.
Bahkan, Ethereum sempat menyentuh angka US$1.937,17, menunjukkan bahwa tekanan beli yang ada cukup kuat untuk mendorong harga mendekati level US$1.940. Fenomena ini mengindikasikan bahwa para investor mulai merasa lebih berani untuk mengambil posisi beli setelah periode koreksi dan tekanan yang dialami Ethereum dalam beberapa bulan terakhir. Kembalinya minat investor ini menjadi angin segar bagi pergerakan ETH.
Momentum Bitcoin Ikut Mengangkat Ethereum
Tidak dapat dipungkiri, penguatan Bitcoin (BTC) turut memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan harga Ethereum. Ketika aset kripto terbesar di dunia ini mampu menunjukkan pergerakan naik yang solid dan mendekati level US$65.000, sentimen pasar secara keseluruhan cenderung menjadi lebih positif. Ethereum, sebagai aset kripto terbesar kedua, secara historis selalu mendapatkan manfaat dari membaiknya sentimen pasar secara umum.
Investor yang mulai meningkatkan alokasi aset mereka pada Bitcoin seringkali juga memperluas pembelian mereka ke aset-aset berkapitalisasi besar lainnya, termasuk Ethereum. Fenomena ini menjadi salah satu penjelasan mengapa Ethereum mampu mencatatkan kenaikan lebih dari 1% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Keterkaitan antara pergerakan Bitcoin dan Ethereum memang selalu menjadi perhatian utama para pelaku pasar.
Performa Bulanan ETH Tetap Menjanjikan
Selain faktor pasar harian, kinerja Ethereum dalam periode waktu yang lebih panjang juga memberikan dukungan fundamental bagi sentimen positif para pembeli. Data menunjukkan bahwa ETH telah mengalami kenaikan sekitar 10,86% dalam 30 hari terakhir, dan 15% dalam 60 hari. Bahkan dalam sepekan terakhir, Ethereum masih mencatat kenaikan sekitar 2,65%.
Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa Ethereum saat ini masih berada sekitar 17,59% di bawah rekor tertingginya yang pernah mencapai US$4.953,73. Hal ini menyiratkan bahwa masih terdapat ruang pemulihan yang cukup besar bagi ETH, terutama jika sentimen pasar secara keseluruhan terus berubah menjadi semakin positif. Potensi kenaikan jangka panjang masih terbuka lebar.
Volume Perdagangan Mengindikasikan Minat Pasar yang Terjaga
Volume perdagangan Ethereum yang berada di kisaran US$8,79 miliar memberikan indikasi kuat bahwa aktivitas pasar untuk aset ini masih cukup tinggi. Kenaikan harga yang terjadi bersamaan dengan volume perdagangan yang besar menunjukkan bahwa penguatan harga ETH mendapatkan partisipasi yang luas dari para pelaku pasar. Ini adalah sinyal positif yang menunjukkan bahwa kenaikan tersebut didukung oleh permintaan yang nyata.
Namun demikian, Ethereum tetap membutuhkan peningkatan volume perdagangan yang berkelanjutan untuk memastikan bahwa kenaikan ini bukan sekadar reli jangka pendek. Jika volume perdagangan justru menurun ketika harga mendekati level resistensi, risiko terjadinya aksi ambil untung (profit-taking) oleh investor akan meningkat. Oleh karena itu, pemantauan volume perdagangan menjadi krusial untuk menilai keberlanjutan tren positif ini.
Prospek Harga Ethereum Selanjutnya
Dalam jangka pendek, level US$1.900 akan terus menjadi support penting bagi Ethereum. Selama harga mampu bertahan di atas level krusial ini, ETH berpeluang untuk kembali menguji area resistensi di US$1.937 hingga US$1.950. Jika level resistensi tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume perdagangan yang kuat, Ethereum berpotensi melanjutkan kenaikannya menuju level psikologis US$2.000.
Sebaliknya, jika Ethereum gagal mempertahankan level support US$1.900, hal ini dapat memicu aksi ambil untung dan membawa harga kembali bergerak menuju area US$1.850 hingga US$1.880. Untuk saat ini, prospek harga Ethereum cenderung terlihat bullish dalam jangka pendek. Kombinasi dari penguatan Bitcoin, kemampuan ETH bertahan di atas US$1.900, serta performa positif dalam periode 30 dan 60 hari menjadi faktor-faktor utama yang menjaga momentum kenaikan harga cryptocurrency ini.
Perlu diingat, investasi dan trading aset kripto melibatkan risiko tinggi. Keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada riset mandiri dan pertimbangan matang. Informasi ini bersifat edukatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto.

