KabarTifa- Bitcoin (BTC) makin dekat dengan angka psikologis US$ 120.000. Seorang analis teknikal bahkan memprediksi formasi harga terkini bakal memicu reli besar hingga US$ 148.000 dalam beberapa minggu mendatang! Pemantulan dari Moving Average (MA) 50-hari di sekitar US$ 111.000 telah bertahan selama tiga hari berturut-turut, mendorong harga ke batas atas descending channel dengan resisten di kisaran US$ 118.500, menurut laporan dari kabartifa.id yang mengutip finbold.com.
TradingShot menilai, penembusan kuat di atas zona ini akan mengonfirmasi pola bull-flag, setup yang sebelumnya mendorong lonjakan harga antara 20 Mei hingga 20 Juni. Indikator MACD harian juga mendekati bullish cross, memperkuat sinyal positif. Jika terkonfirmasi, target jangka pendek BTC berada di US$ 140.000, atau kenaikan sekitar 25 persen dari titik breakout. Target menengah, berdasarkan eksistensi Fibonacci 2.0, bahkan mencapai US$ 148.000 pada akhir September 2025.

Michael van de Poppe menambahkan, momentum menguat setelah BTC menembus US$ 116.973, mengembalikan harga ke kisaran perdagangan sebelumnya. Dengan support kunci di US$ 114.753 yang telah teruji dan bertahan, target kenaikan berikutnya adalah US$ 119.200. Namun, ia memperingatkan potensi retracement pada Senin untuk menutup gap CME sebelum melanjutkan reli. Saat berita ini ditulis, BTC berada di US$ 118.600, naik 1,2 persen dalam 24 jam terakhir dan lebih dari 5 persen secara mingguan. Selama harga bertahan di atas US$ 115.000, peluang menembus US$ 120.000 tetap terbuka lebar.
Benjamin Cowen, analis kripto ternama, mengamati BTC berpotensi menutup Agustus di wilayah positif, sesuai tren tahun-tahun pasca-halving sebelumnya. Ia menekankan bahwa pola musim bullish pasca-halving sejauh ini masih utuh. Secara historis, Agustus di tahun-tahun pasca-halving seringkali menjadi periode konsolidasi positif sebelum pasar memasuki fase kenaikan lebih agresif. BTC kini dalam tren naik bulanan yang kuat, dengan grafik candle bulanan menunjukkan rangkaian kenaikan berturut-turut sejak pertengahan 2025.
Cowen menambahkan, jika harga mampu bertahan di atas US$ 120.000 hingga akhir bulan, hal ini akan memperkuat sentimen bullish menjelang kuartal keempat, periode yang secara historis menjadi pendorong reli besar Bitcoin.
Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
