KabarTifa- Harga Bitcoin (BTC) diprediksi masih akan turun lebih dalam. Analis ternama di media sosial X, Astronomer, memprediksi BTC berpotensi menyentuh angka US$ 97.000 sebelum akhirnya memulai tren kenaikan di bulan Juli. Pernyataan ini disampaikannya pada Senin (23/6/2025) melalui analisis terbaru yang diunggahnya. Ia menekankan pentingnya kesabaran dan menghindari jebakan pantulan harga jangka pendek. "US$ 97.000 adalah target berikutnya. Pantulan ini kemungkinan besar akan diikuti penurunan lebih dalam," tegas Astronomer.
Analisis Astronomer membagi area harga menjadi tiga zona utama. Namun, detail zona tersebut tidak dijelaskan secara rinci dalam berita ini. Ia mengingatkan para trader untuk tidak terjebak fear of missing out (FOMO) akibat pantulan harga yang baru-baru ini terjadi. Menurutnya, tren besar belum berubah, dan koreksi saat ini merupakan bagian dari pola yang sehat. "Setelah Maret 2025, setiap penurunan adalah peluang beli, termasuk yang sekarang. Tapi perlu diingat, pantulan seperti ini biasanya menjebak," tambahnya.

Astronomer sendiri memilih untuk menunggu level ideal US$ 97.600 untuk menambah posisi, sembari terus mengamati tren jangka panjang. Ia menyarankan pergeseran fokus dari perdagangan sideways ke perdagangan berdasarkan tren, terutama saat pasar mendekati titik balik besar. "Perdagangkan range saat tren mau selesai. Perdagangkan saat tren range mau pecah," tulisnya. Ia memperkirakan tren kenaikan baru akan dimulai setelah Juli, meskipun masih ada potensi penurunan sebelum tren tersebut menguat.
Bagi trader aktif yang bermain di timeframe pendek, Astronomer memberikan beberapa saran strategi, meskipun ia sendiri lebih memilih pendekatan jangka panjang demi akurasi. "Kalau saya salah tapi tetap profit, itu posisi terbaik kedua dalam trading," tutup Astronomer.
Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Sebelum berinvestasi dalam mata uang kripto, lakukan riset menyeluruh karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
