KabarTifa- Pasar kripto kembali bergairah seiring dengan rekor harga Bitcoin yang baru. Di tengah euforia ini, dua proyek kripto, Snorter dan BlockDAG (BDAG), muncul sebagai opsi investasi menarik dengan pendekatan yang berbeda.
Snorter menawarkan kemudahan trading kripto melalui bot Telegram. Pengguna dapat melakukan jual beli aset kripto langsung dari aplikasi pesan instan tersebut. Token Snorter saat ini berada dalam tahap presale dengan harga yang terus meningkat seiring dengan tingginya minat investor. Namun, token yang dibeli melalui presale akan dirilis secara bertahap (vesting), yang mungkin menjadi pertimbangan bagi investor yang mengutamakan likuiditas cepat.

BlockDAG, di sisi lain, menawarkan pendekatan yang lebih fleksibel. Proyek ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari US$341 juta dalam 29 tahap presale, dengan penjualan lebih dari 23,9 miliar token BDAG. Fitur terbarunya, No Vesting Pass, memungkinkan pembeli menerima 100% token mereka saat peluncuran, tanpa periode penguncian. Inisiatif ini hanya berlaku untuk pembelian langsung selama periode terbatas. Harga presale BlockDAG saat ini adalah US$0,0016.
Snorter menekankan kemudahan trading melalui platform Telegram yang populer, menarik bagi komunitas yang aktif dalam perdagangan koin meme. Sementara itu, BlockDAG menawarkan kontrol dan fleksibilitas penuh bagi pembeli dengan menghilangkan vesting.
Baik Snorter maupun BlockDAG menawarkan nilai unik ke ekosistem kripto. Snorter hadir dengan pendekatan praktis dan komunitas yang berkembang, sementara BlockDAG menawarkan fitur presale yang lebih terbuka bagi mereka yang mengutamakan akses langsung dan likuiditas sejak awal.
Bagi investor yang tertarik dengan dunia kripto, memahami model distribusi dan fleksibilitas masing-masing proyek adalah langkah penting sebelum membuat keputusan investasi.
Disclaimer: Artikel ini adalah konten dari pihak ketiga dan bukan merupakan saran keuangan. Investor disarankan untuk melakukan riset independen dan berkonsultasi dengan profesional keuangan sebelum berinvestasi dalam aset kripto. Investasi kripto memiliki risiko kerugian modal. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang mungkin timbul dari investasi kripto.
