KabarTifa- Pasar kripto kembali bergairah, terutama di sektor meme coin. Dogecoin (DOGE) menjadi primadona dengan kenaikan mingguan lebih dari 30% dan aliran dana mendekati US$ 10 miliar. DOGE kini menghadapi resistensi krusial di US$ 0,25. Apakah ini awal tren bullish baru atau hanya euforia sesaat yang berpotensi menjadi bull trap?
Dogecoin mencatatkan kinerja kuartal ketiga terbaik sejak 2021. Jika tren ini berlanjut, DOGE berpotensi mencetak kuartal terkuat dalam empat tahun terakhir. Sejauh ini, DOGE telah mencatat kenaikan 52,4%, mematahkan tren negatif kuartal ketiga sejak 2021. DOGE berpeluang menutup Juli di atas US$ 0,26, level yang terakhir terlihat pada Februari 2021. Ini bisa menandakan pergeseran struktur pasar dari akumulasi ke ekspansi.

Namun, data derivatif menunjukkan risiko yang meningkat. Banyak trader membuka posisi long dengan leverage tinggi. Seorang trader yang dipantau Lookonchain bahkan mengunci profit US$ 2,14 juta dan kembali masuk dengan posisi 10x long untuk 84 juta DOGE, dengan harga likuidasi di US$ 0,19. Kondisi ini menciptakan potensi efek domino jika terjadi penurunan tajam.
Secara teknikal, DOGE masih memiliki momentum, tetapi ada beberapa sinyal peringatan. Tekanan posisi long yang semakin besar membuat pasar berada di persimpangan jalan. Dorongan kecil bisa memicu reli singkat, tetapi retakan kecil bisa memicu koreksi tajam. Apakah DOGE akan menuju US$ 0,30 atau justru mengalami uji realitas? Kita lihat saja nanti.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
