Editor: BobonSyah
KabarTifa- Pasar kripto kembali menyoroti pergerakan Ethereum (ETH) yang diprediksi akan mengalami fase stagnasi atau sideways dalam beberapa pekan mendatang. Analis terkemuka menilai, berbagai risiko jangka pendek telah sepenuhnya tercermin dalam harga, sehingga tanpa pemicu baru yang signifikan, aset kripto terbesar kedua ini kemungkinan akan bergerak terbatas.

Pav Hundal, Analis Utama di Swyftx, mengungkapkan kepada Cointelegraph bahwa mayoritas ketidakpastian yang membayangi dalam waktu dekat sudah diantisipasi dan tercermin dalam valuasi Ethereum. "Banyak ketidakpastian dalam waktu dekat sudah tercermin di harga Ethereum. Saya tidak akan terkejut jika ETH tetap relatif lesu dalam beberapa minggu ke depan," jelas Hundal, menggarisbawahi ekspektasi pergerakan harga yang minim.
Menurut Hundal, isu-isu makroekonomi dan geopolitik, termasuk ketegangan di Iran serta kemajuan regulasi di Amerika Serikat seperti CLARITY Act, telah banyak diperhitungkan oleh para investor. Situasi ini secara efektif membatasi potensi pergerakan harga yang signifikan dalam waktu dekat.
Likuidasi US$19 Miliar Masih Membayangi
Saat ini, Ethereum diperdagangkan di sekitar US$2.021, anjlok signifikan dari puncaknya di bulan Oktober yang mencapai US$4.687. Koreksi ini mencerminkan penurunan sekitar 56,8% dari harga tertinggi, dengan data CoinMarketCap menunjukkan penurunan 31,65% hanya dalam 30 hari terakhir. Hundal menambahkan bahwa pasar masih berjuang untuk pulih dari gelombang likuidasi besar pada Oktober lalu yang menelan sekitar US$19 miliar dari total kapitalisasi pasar. "Ethereum menghadapi tekanan ganda dalam jangka pendek. Kaskade likuidasi Oktober menghapus 19 miliar dolar AS dari pasar, dan kini sentimen konsumen turun ke level yang belum terlihat sejak 2022," paparnya.
Indeks Crypto Fear & Greed, barometer sentimen pasar kripto, saat ini berada di angka 13, menempatkannya dalam kategori "ketakutan ekstrem" (extreme fear). Angka ini mengindikasikan tingkat kehati-hatian yang sangat tinggi di antara investor ritel. Menariknya, di tengah perbincangan mengenai potensi masuknya likuiditas baru, Hundal berpendapat bahwa sentimen konsumen justru menjadi aspek krusial yang kerap terabaikan. "Bagi saya, sentimen konsumen adalah cerita besar yang tidak banyak dibahas," tegasnya.
Uji Kesabaran Investor di Tengah Akumulasi Institusi
Namun, di balik kehati-hatian investor ritel, aktivitas akumulasi oleh institusi besar justru menunjukkan tren yang berbeda. BitMine Immersion Technologies, salah satu pemegang Ether terbesar, baru-baru ini meningkatkan kepemilikannya dengan menambahkan 45.759 ETH. Kini, total portofolio mereka mencapai 4.371.497 ETH, setara dengan sekitar 3,62% dari total 120,7 juta ETH yang beredar di pasar.
Kontras dengan Ethereum, Bitcoin (BTC) baru-baru ini berhasil mencetak rekor tertinggi baru, menembus level US$126.100, yang semakin memperlebar disparitas kinerja antara kedua aset kripto utama ini. Meskipun demikian, dalam tujuh hari terakhir, rasio ETH/BTC menunjukkan kenaikan 3,58%, sebuah sinyal awal adanya penguatan relatif Ethereum dibandingkan Bitcoin.
Untuk jangka menengah, Hundal memperingatkan bahwa pergerakan Ether bisa menjadi ujian kesabaran, bahkan bagi investor yang paling berpengalaman sekalipun. Ia menyarankan agar pasar memantau dengan cermat tanda-tanda awal ketika Ethereum mulai menunjukkan performa yang lebih baik daripada Bitcoin. "Di titik itulah pergerakan bisa menjadi sangat agresif," pungkas Hundal.
Dengan demikian, tanpa adanya katalis baru yang mampu memicu perubahan signifikan, Ethereum diperkirakan akan tetap bergerak dalam rentang terbatas, menanti pemulihan sentimen pasar dan arah aliran likuiditas yang lebih jelas. Tim Riset kabartifa.id juga menyoroti dikotomi menarik ini: "Ada dikotomi: Ritel takut, institusi akumulasi. G-Protocol Filter: Pantau rasio ETH/BTC yang naik 3,58%, sinyal kekuatan relatif ETH mulai bangkit," demikian analisis mereka, menggarisbawahi pentingnya memantau indikator teknis tersebut.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Segala keputusan investasi adalah tanggung jawab penuh individu. Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto.


