Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Heboh! Peretas Korea Utara Bobol Bybit Rp 23 Triliun!
    Crypto

    Heboh! Peretas Korea Utara Bobol Bybit Rp 23 Triliun!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini22-02-2025 - 13.30Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Heboh! Peretas Korea Utara Bobol Bybit Rp 23 Triliun!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Dunia kripto kembali geger. Lazarus Group, kelompok peretas asal Korea Utara, teridentifikasi sebagai dalang di balik peretasan besar-besaran bursa kripto Bybit senilai US$ 1,46 miliar atau sekitar Rp 23,9 triliun (kurs saat berita ditulis). Informasi ini pertama kali diungkap Arkham Intelligence melalui akun media sosial X, setelah sebelumnya menawarkan hadiah bagi siapa pun yang berhasil mengidentifikasi para pelaku. Kabar ini dilansir kabartifa.id.

    Peretasan yang terjadi pada 21 Februari ini mencuri sejumlah besar staked Ethereum (ETH) dan berbagai token ERC-20. Menurut Blockcaid, platform keamanan blockchain, ini merupakan peretasan bursa kripto terbesar sepanjang sejarah. Keberhasilan mengungkap pelaku tak lepas dari peran ZachXBT, peneliti blockchain yang melacak aliran dana curian menggunakan data on-chain dan kemudian berbagi temuannya dengan Arkham Intelligence.

    Heboh! Peretas Korea Utara Bobol Bybit Rp 23 Triliun!
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Meskipun kejadian ini mengguncang pasar, banyak tokoh dan perusahaan kripto menyatakan dukungan pada Bybit. Berbagai upaya untuk meredam ketakutan (FUD) pun dilakukan. Conor Grogan, detektif di Coinbase, meyakinkan publik bahwa situasi ini tidak akan berujung krisis seperti FTX. Ia menekankan Bybit masih mampu memproses penarikan dana dengan lancar, memiliki aset lebih dari US$ 20 miliar, dan cold wallet mereka tetap aman. Grogan membandingkan situasi ini dengan kasus FTX, yang runtuh pada 2022 karena kekurangan dana.

    Di tengah kekhawatiran, para pakar kripto mengingatkan pengguna untuk meningkatkan keamanan aset digital mereka. Quit, wakil presiden Yuga Labs, dan Kucoin, memberikan beberapa tips keamanan, termasuk penggunaan autentikasi dua faktor (2FA) dan penyimpanan aset di dompet dingin.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau ajakan trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSHIB Tertahan, Saingan Baru Muncul!
    Next Article XRP Naik, Tapi Mata Uang Kripto Baru Ini Bikin Heboh!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Mengejutkan! Tether Akhirnya Lolos Audit Big Four, Jadi Audit Keuangan Terbesar dalam Sejarah?

    16-08-2026 - 02.11
    Crypto

    Keuangan Abu Dhabi Terpukul! Bitcoin Turun, Dua Dana Tanggung Kerugian Rp 1,8 Triliun dari ETF BlackRock

    15-08-2026 - 22.46
    Crypto

    PI Network Terjebak di $0,089: Mampukah PI Menembus Benteng Psikologis $0,10?

    15-08-2026 - 19.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.