Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Investor Kabur dari Obligasi, Bitcoin Jadi Tujuan Berikutnya?
    Crypto

    Investor Kabur dari Obligasi, Bitcoin Jadi Tujuan Berikutnya?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini04-04-2025 - 13.30Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Investor Kabur dari Obligasi, Bitcoin Jadi Tujuan Berikutnya?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat jangka panjang ambles ke titik terendah dalam enam bulan terakhir pada 3 April. Penurunan ini, menurut laporan dari cointelegraph.com yang dikutip kabartifa.id, menunjukkan kekhawatiran investor terhadap risiko perang dagang global dan pelemahan dolar AS. Obligasi 10 tahun bahkan menyentuh angka 4 persen, turun drastis dari 4,4 persen hanya dalam sepekan.

    Kebijakan tarif impor AS yang baru semakin memperparah situasi. Tarif tersebut tak hanya memangkas keuntungan perusahaan, tetapi juga memaksa banyak bisnis melakukan deleveraging, sehingga likuiditas pasar merosot. Kondisi ini meningkatkan aversi risiko, yang biasanya berdampak negatif pada Bitcoin dalam jangka pendek, mengingat korelasinya yang erat dengan indeks S&P 500.

    Investor Kabur dari Obligasi, Bitcoin Jadi Tujuan Berikutnya?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Axel Merk, Chief Investment Officer di Merk Investments, menyebut tarif impor menciptakan "supply shock"—gangguan pasokan barang dan jasa akibat kenaikan harga. Jika kondisi ini beriringan dengan penurunan suku bunga, tekanan inflasi bisa meningkat, membuat daya tarik obligasi meredup. Meskipun Bitcoin belum tentu dilihat sebagai lindung nilai inflasi, minat terhadap aset pendapatan tetap bisa anjlok. Bayangkan saja, jika hanya 5 persen dari pasar obligasi global (senilai US$ 140 triliun) beralih ke aset lain, potensi aliran dana ke saham, komoditas, properti, emas, dan Bitcoin bisa mencapai US$ 7 triliun!

    Sementara itu, emas meroket, mencetak kapitalisasi pasar US$ 21 triliun setelah mencatatkan rekor harga baru secara beruntun. Namun, peningkatan pasokan juga membatasi tren kenaikan jangka panjang emas. Indeks DXY, yang mengukur kekuatan dolar AS, turun ke angka 102—level terendah dalam enam bulan. Pelemahan dolar ini bisa mendorong negara lain mencari alternatif cadangan nilai, termasuk Bitcoin.

    Pergeseran ini memang tak terjadi seketika. Namun, perang dagang bisa memicu pergeseran perlahan dari dominasi dolar, terutama dari negara-negara yang merasa terbebani sistem saat ini. Meskipun belum ada prediksi soal kembalinya standar emas atau Bitcoin sebagai cadangan devisa utama, setiap langkah menjauh dari dolar memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset alternatif.

    Jepang, China, Hong Kong, dan Singapura saat ini memegang total US$ 2,63 triliun dalam bentuk obligasi pemerintah AS. Jika negara-negara ini menjual obligasi tersebut, tren penurunan imbal hasil bisa berbalik, meningkatkan biaya utang AS dan melemahkan dolar lebih lanjut. Situasi ini bisa membuat investor semakin menjauhi saham dan memilih aset langka seperti Bitcoin.

    Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi pada mata uang kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleHanya 1% yang Bisa Beli XRP? Ini Prediksi Mengejutkan!
    Next Article 4 Altcoin Ini Siap Meledak?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    LUNC Terbang Tinggi! Harga Meroket 86% dalam Semalam

    06-12-2025 - 19.15
    Crypto

    KabarTifa- Harga aset kripto Fusionist (ACE) melonjak tajam, mencuri perhatian para investor. Dalam 24 jam terakhir, ACE mencatatkan kenaikan harga yang signifikan, mencapai 31%, dengan volume perdagangan yang meledak hingga 400% dari kapitalisasi pasarnya.

    06-12-2025 - 19.00
    Crypto

    Pi Network Anjlok! Token Unlock Jadi Biang Kerok?

    06-12-2025 - 13.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2025 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.