Saat ini, Dogecoin diperdagangkan di sekitar US$ 0,27, mendekati level tertinggi dalam enam bulan terakhir. Kenaikan ini terjadi seiring dengan tren positif yang juga dialami oleh Ethereum dan beberapa altcoin lainnya, namun lonjakan Dogecoin menjadi sorotan utama.
Zach Pandl, Kepala Riset di Grayscale, berpendapat bahwa kenaikan harga Dogecoin lebih didorong oleh meningkatnya selera risiko di kalangan investor daripada perkembangan fundamental proyek itu sendiri. "Kenaikan ini sejalan dengan altcoin lainnya. Ini lebih tentang para trader yang kembali berani mengambil risiko," jelas Pandl.

Sentimen pasar yang membaik juga turut berkontribusi pada kenaikan harga Dogecoin. Disahkannya UU GENIUS oleh Presiden Trump di Amerika Serikat, yang mengatur stablecoin, memberikan kepastian hukum yang lebih besar dan meningkatkan daya tarik pasar kripto bagi investor.
Katie Talati, Kepala Riset di Arca, menambahkan bahwa setelah Bitcoin dan Ethereum mengalami kenaikan, banyak investor mulai mengalihkan sebagian keuntungan mereka ke aset dengan potensi pertumbuhan lebih tinggi, seperti Dogecoin. "Biasanya, investor akan mengambil untung dari koin besar, lalu memindahkan dananya ke aset yang punya potensi naik lebih tinggi, seperti Dogecoin," ujarnya.
Popularitas Dogecoin di kalangan investor ritel juga memainkan peran penting. Ketersediaan Dogecoin di hampir semua bursa kripto membuatnya mudah diakses dan menjadi pilihan populer bagi investor pemula.
Selain itu, Bit Origin, sebuah perusahaan pertambangan kripto yang terdaftar di Nasdaq, mengumumkan strategi baru untuk menyimpan US$ 500 juta dalam bentuk Dogecoin, dimulai dengan pembelian awal sebesar US$ 40,5 juta. Langkah ini mengikuti tren perusahaan publik yang mengadopsi aset kripto sebagai bagian dari strategi keuangan mereka.
Dogecoin juga semakin dilirik sebagai produk investasi yang serius. Sejumlah manajer aset telah mengajukan permohonan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk meluncurkan ETF Dogecoin, sebuah produk investasi yang melacak harga DOGE. Analis dari Bloomberg memperkirakan peluang persetujuan mencapai 90 persen.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi dalam mata uang kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi. Kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang mungkin timbul.
