KabarTifa- Harga XRP sukses mencatatkan kenaikan impresif sekitar 3%, menembus batas psikologis US$1,47 setelah berhasil melampaui zona resistensi krusial yang sebelumnya menjadi penghalang pergerakan harga selama beberapa bulan terakhir. Lonjakan signifikan ini terjadi di tengah gelombang reli pasar kripto yang dipimpin oleh Bitcoin, memicu optimisme di kalangan investor.
Kenaikan harga tersebut tidak sendirian, melainkan disertai dengan peningkatan volume perdagangan yang masif, di mana aktivitas transaksi meroket hingga lebih dari 250% selama pergerakan harga berlangsung. Hal ini mengindikasikan minat beli yang kuat dan partisipasi pasar yang meningkat.

XRP Berhasil Tembus Resistensi Penting
Sebelumnya, XRP terperangkap dalam fase konsolidasi yang berlangsung berbulan-bulan, berulang kali gagal mempertahankan posisinya di atas kisaran pertengahan US$1,40. Namun, pergerakan terbaru menunjukkan bahwa token ini berhasil menembus level resistensi utama di sekitar US$1,426. Setelah melampaui level tersebut dengan volume tinggi, harga XRP dengan cepat melesat dari sekitar US$1,41 hingga mencapai US$1,47.
Breakout ini menandai pergerakan signifikan pertama di atas level tersebut sejak awal tahun 2026, secara efektif menggeser momentum jangka pendek ke arah pembeli. Tim Riset Tokocrypto menilai breakout ini sangat konstruktif, mengingat ini adalah kali pertama sejak awal 2026 XRP mampu keluar dari rentang konsolidasi multi-bulan dengan volume yang meyakinkan.
"Level kunci sekarang jelas: jika area US$1,43-US$1,44 berhasil menjadi support baru, momentum bisa berlanjut ke US$1,50-US$1,55. Namun, jika gagal, harga berisiko kembali ke rentang lama di dekat US$1,39-US$1,40," demikian analisis dari tim riset tersebut.
Volume Perdagangan Melonjak Drastis
Menurut laporan yang diterima KabarTifa.id, selama periode breakout ini, volume perdagangan XRP melonjak drastis hingga sekitar 170 juta token. Peningkatan volume yang tajam ini menunjukkan bahwa aktivitas pasar meningkat secara signifikan saat harga melewati level resistensi utama. Dalam periode 24 jam terakhir, XRP juga tercatat bergerak dalam kisaran intraday sekitar 5%, mencerminkan volatilitas tinggi yang menyertai fase kenaikan ini.
Aktivitas XRP Ledger Terus Meningkat
Meskipun tidak ada katalis spesifik yang secara langsung memicu kenaikan harga XRP ini, aktivitas di jaringan XRP Ledger dilaporkan terus menunjukkan peningkatan. Salah satu faktor yang menarik perhatian pasar adalah pertumbuhan aset dunia nyata yang ditokenisasi di jaringan tersebut. Nilai komoditas yang ditokenisasi di XRP Ledger dilaporkan mendekati US$1,14 miliar selama kuartal pertama tahun ini, sebuah indikasi jelas akan meningkatnya penggunaan jaringan ini.
Level Support Baru Jadi Perhatian Trader
Pasca-breakout, para pelaku pasar kini memantau dengan cermat apakah zona resistensi lama dapat bertransformasi menjadi level support baru yang kokoh. Trader saat ini memfokuskan perhatian pada area US$1,43 hingga US$1,44 sebagai zona support utama.
Jika harga XRP mampu bertahan di atas level tersebut, ada potensi kuat bagi token ini untuk melanjutkan kenaikan menuju area US$1,50 hingga US$1,55. Namun, jika harga kembali merosot di bawah US$1,43, breakout tersebut dapat melemah dan membuka kemungkinan penurunan kembali menuju kisaran konsolidasi sebelumnya di sekitar US$1,39 hingga US$1,40.
Dengan momentum yang masih positif, pergerakan XRP dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada kemampuannya untuk mempertahankan level support barunya.
Investasi dan trading kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Editor: BobonSyah


