Guncangan Pasar Kripto: HYPE Tergelincir di Bawah US$60 Akibat Unstake Token Senilai US$291 Juta
KabarTifa.ID – 25 Juli 2026 | Harga token Hyperliquid (HYPE) dilaporkan mengalami penurunan signifikan, menembus level psikologis US$60. Anjloknya nilai HYPE ini dipicu oleh aksi besar-besaran unstake (penarikan token dari mekanisme staking) yang dilakukan oleh dua pemain institusional raksasa di dunia kripto, Multicoin Capital dan Paradigm. Pergerakan dana senilai total sekitar US$291 juta ini sontak menimbulkan kekhawatiran di kalangan para trader dan investor mengenai potensi penjualan besar-besaran di pasar.
Dalam beberapa hari terakhir, HYPE diperdagangkan di kisaran US$58, menandai penurunan sekitar 2% dalam periode 24 jam. Angka ini juga menempatkan HYPE sekitar 24% di bawah rekor tertingginya yang sempat dicapai pada bulan Juni di level US$76,70. Tim Research Tokocrypto menganalisa bahwa momentum penurunan ini sangat dipengaruhi oleh sentimen negatif yang timbul dari aksi unstake tersebut.
Aksi Unstake Besar-besaran dari Fund Ternama
Data on-chain menunjukkan bahwa Multicoin Capital melakukan penarikan hampir 2 juta HYPE, dengan estimasi nilai mencapai US$120 juta. Sementara itu, Paradigm tercatat melakukan aksi yang lebih masif, yaitu menarik sekitar 2,92 juta HYPE yang bernilai sekitar US$171 juta. Jika digabungkan, total nilai HYPE yang ditarik dari staking oleh kedua institusi ini mencapai angka fantastis US$291 juta. Jumlah ini setara dengan sekitar 85% dari volume perdagangan harian HYPE, sebuah angka yang cukup besar untuk mengguncang stabilitas harga token.
Secara historis, aksi unstaking selalu menjadi sorotan utama para trader. Token yang sebelumnya terkunci dalam periode staking menjadi lebih likuid dan berpotensi untuk segera diperjualbelikan. Dalam kondisi pasar dengan likuiditas yang tidak begitu tebal, perpindahan aset dalam jumlah besar semacam ini dapat memberikan tekanan jual yang signifikan dan menekan sentimen harga.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa sebagian dari token yang di-unstake oleh Multicoin Capital dilaporkan berpindah ke Coinbase Prime, sebuah layanan kustodian yang dirancang khusus untuk investor institusional. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa token tersebut sedang dipersiapkan untuk dijual, meskipun belum ada bukti konkret mengenai penjualan langsung ke pasar terbuka.
Multicoin Capital Bantah Rencana Penjualan
Menanggapi kekhawatiran yang merebak, Co-founder Multicoin Capital, Tushar Jain, secara tegas membantah bahwa aksi unstaking tersebut merupakan indikasi penjualan HYPE. Menurut Jain, pergerakan dana ini lebih didorong oleh kebutuhan akan privasi dan rotasi dompet (wallet). Ia menjelaskan bahwa dompet institusional seringkali menjadi target pelacakan on-chain, sehingga rotasi dompet secara berkala diperlukan untuk menjaga kerahasiaan operasional.
Jain menegaskan kembali bahwa Multicoin Capital tetap memiliki pandangan yang positif dan bullish terhadap prospek HYPE di masa mendatang. Pernyataan ini sejalan dengan analisis yang menunjukkan bahwa sebagian besar token hasil unstake berpindah ke dompet kustodian, bukan langsung ke bursa atau exchange untuk dijual.
Situasi ini juga dikaitkan dengan struktur distribusi token HYPE itu sendiri. Hyperliquid diketahui tidak pernah melakukan pendanaan melalui jalur venture capital tradisional. Sebaliknya, HYPE dibagikan melalui mekanisme airdrop pada tahun 2024. Akibatnya, banyak pemegang besar HYPE justru mengakuisisi token mereka melalui pembelian di pasar terbuka, yang membuat pelacakan dompet mereka menjadi lebih mudah bagi publik.
Prospek Jangka Pendek HYPE: Menanti Rebutan Level US$60
Terlepas dari kekhawatiran pasar yang meningkat, sejumlah analis menilai bahwa fundamental Hyperliquid secara keseluruhan masih tetap kuat. Aktivitas penggunaan platform dilaporkan tidak mengalami perubahan signifikan, sementara pangsa pasar derivatif dan pendapatan platform juga terpantau stabil. Namun, risiko jangka pendek tetap menjadi perhatian utama, terutama karena proses unstaking di Hyperliquid sendiri membutuhkan waktu sekitar tujuh hari untuk sepenuhnya selesai. Ini berarti sebagian besar token yang di-unstake diperkirakan baru akan benar-benar tersedia di pasar menjelang akhir bulan Juli.
Setelah token tersebut sepenuhnya terbuka, para pemegang institusional memiliki beberapa opsi: melakukan staking ulang, menyimpannya di kustodian, atau menjual sebagian dari kepemilikan mereka. Ketidakpastian mengenai langkah selanjutnya inilah yang terus memberikan tekanan pada harga HYPE. Untuk memulihkan momentum positif dalam jangka pendek, HYPE perlu berjuang merebut kembali dan bertahan di atas level US$60.
Jika gagal melewati ambang batas krusial ini, sentimen pasar kemungkinan akan tetap berhati-hati. Investor akan terus memantau dengan cermat apakah token hasil unstake tersebut akan dilepas ke pasar atau tetap disimpan oleh para institusi. Untuk saat ini, prospek HYPE terlihat bercampur. Fundamental platform dinilai solid, namun aksi unstake institusional dalam skala besar menjadi faktor risiko sentimen jangka pendek yang patut dicermati secara seksama. Pergerakan HYPE Turun di Bawah US$60 ini menjadi pengingat akan volatilitas pasar kripto dan pentingnya memantau aktivitas institusional.
Investasi dan trading aset kripto hanya aman di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk mendapatkan update berita kripto terbaru dan unduh aplikasi trading Bitcoin & Crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Keputusan investasi yang Anda ambil berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi yang tersedia sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

