Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Misteri di Balik Lonjakan Pemegang ETH Saat Harga Anjlok!
    Crypto

    Misteri di Balik Lonjakan Pemegang ETH Saat Harga Anjlok!

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini14-03-2025 - 13.30Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Misteri di Balik Lonjakan Pemegang ETH Saat Harga Anjlok!
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    KabarTifa- Ethereum (ETH) memang tengah diterpa badai jual selama beberapa bulan terakhir. Harga terus merosot, namun fakta mengejutkan muncul: jumlah pemegang ETH justru meningkat! Fenomena ini membuat banyak analis bertanya-tanya: apakah ini sinyal akumulasi besar-besaran oleh investor jangka panjang, atau justru pertanda lain yang tersembunyi?

    Data dari CryptoQuant menunjukkan volume transaksi ETH masih didominasi penjualan. Net taker volume berada di zona negatif, menunjukkan sentimen bearish yang masih kuat. Kondisi ini biasanya diikuti koreksi lebih dalam sebelum akhirnya terjadi pembalikan tren. Namun, kali ini, tren jual terlihat lebih panjang dari siklus sebelumnya, mengindikasikan kepercayaan investor belum sepenuhnya pulih.

    Misteri di Balik Lonjakan Pemegang ETH Saat Harga Anjlok!
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Ironisnya, di tengah tekanan jual yang intens, data Santiment menunjukkan jumlah pemegang ETH terus bertambah, mencapai sekitar 141,31 juta. Pertumbuhan ini terjadi meski harga terus menurun. Ada dua kemungkinan interpretasi. Pertama, investor ritel banyak yang menyerah, sementara investor besar (institusi dan whale) memanfaatkan harga rendah untuk mengakumulasi ETH. Kedua, kepercayaan jangka panjang terhadap ETH tetap kuat, terlepas dari tekanan harga saat ini.

    Jika akumulasi oleh investor besar berlanjut, hal ini bisa menjadi katalis pemulihan harga ETH ketika tekanan jual mereda. Saat ini, ETH diperdagangkan di sekitar US$ 1.876. Level support penting berada di US$ 1.850, dan jika tekanan jual meningkat, ETH berpotensi turun hingga US$ 1.750. Sebaliknya, penembusan di atas US$ 2.000 bisa menjadi sinyal awal pemulihan. Namun, indikator Aroon masih menunjukkan tren turun, dan penembusan rata-rata pergerakan 50 hari di US$ 2.365 diperlukan untuk mengkonfirmasi peralihan tren bullish.

    Disclaimer: Seluruh konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Editor: BobonSyah

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticleAksi Jual Massal Guncang Bitcoin! Apa yang Terjadi?
    Next Article LBank Luncurkan Payung Pengaman $100 Juta! Trader Aman?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Meme Coin Siap Meledak? Putusan AS Ubah Segalanya!

    19-04-2026 - 05.45
    Crypto

    Ledakan Harga XRP: Kolaborasi Solana Ubah Segalanya!

    19-04-2026 - 05.30
    Crypto

    Jebakan RAVE Coin? 10.000% Cuan, Tapi…

    19-04-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.